Asosiasi Travel Sarankan Pengguna Pesawat Medan-Jakarta Pakai Opsi Via Malaysia

Kompas.com - 23/05/2019, 13:09 WIB
Ilustrasi Bandara Kualanamu: Penumpang berjalan menuju ruang tunggu Gate 8 di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Selasa (23/8/2016). Bandara Kualanamu adalah satu pintu masuk wisatawan menuju Danau Toba.KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Ilustrasi Bandara Kualanamu: Penumpang berjalan menuju ruang tunggu Gate 8 di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Selasa (23/8/2016). Bandara Kualanamu adalah satu pintu masuk wisatawan menuju Danau Toba.

MEDAN, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sumatera Utara, Willy TM Sihombing mengatakan masyarakat bisa mendapatkan harga tiket lebih murah jika mengambil opsi penerbangan rute luar negeri. 

Willy menyarankan, jika ingin mendapatkan harga tiket yang lebih murah, maka opsi melalui rute luar negeri bisa diambil.

Dia mencontohkan, rute Medan - Jakarta, dengan Lion Air tanpa bagasi minimal Rp 1,6 juta. Dengan bagasi 20 kg, bisa mencapai Rp 2,6 juta. 

Dengan Batik Air dan bagasi 20 kg, harga tiket mencapai Rp 2 juta. Sementara itu Garuda, minimal Rp 2,4 juta.

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Pariwisata Belitung Anjlok

"Sedangkan via luar negeri, minimal 1,1 juta. Misalnya, opsi Medan - Malaysia - Jakarta. Dia starting dari harga Rp 1,1 juta. Cuman ya, orang harus punya paspor," katanya. 

Kenapa opsi rute luar negeri lebih murah? Menurut Willy, itu kemungkinan karena jarga tiket masuk kategori sub classes.

Dalam hal ini, ada peraturan batas bawah dan batas atas. Dia menduga, harga tiket murah karena pihak maskapai menggunakan tarif batas bawah.

"Sama halnya dulu, Lion Air kan starting Rp 600 ribu-Rp 700 ribu. Sekarang kan tidak. Sekarang dibukanya batas atas atau 3 klas di atas batas atas, begitu," katanya. 

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Pemudik di Sumsel Beralih Gunakan Kapal

Tidak mahal

Dijelaskannya, harga tiket Rp 1,6 juta dari Medan - Jakarta tidak dikatakan mahal karena sudah musim menjelang libur panjang. "Karena campur lebaran, libur sekolah, panjang, kalaupun akan turun bisa jadi di bulan Juli," katanya. 

Tiket pesawat Medan - Jakarta saat di kisaran Rp 1,6 juta juga dikatakan normal oleh Willy. Dikatakan normal karena mendekati masa libur panjang, yakni lebaran, libur anak sekolah. Namun, akan lebih murah jika penerbangan mengambil rute luar negeri. 

Walaupun begitu, jumlah penerbangan pihak maskapai berkurang akibat kenaikan harga tiket. 
Untuk saat ini penerbangan memang tidak banyak. Lion air, misalnya. Dari sebelumnya 20 penerbangan, sekarang hanya 4.

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Arus Mudik Mulai Terasa di Pelabuhan Ambon

Menurutnya, jika Kuala Namu merugi adalah wajar penerbangan menurun. Lion Group, kata dia, saat ini jumlah penerbangannya dibawah 15 penerbangan sehari. 

"Dulu sampai 20 penerbangan untuk Lion Air, dan penerbangan untuk Batik Air. Tapi sekarang Batik bisa 10-an," katanya.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Regional

Close Ads X