Tiket Pesawat Mahal, Arus Mudik Mulai Terasa di Pelabuhan Ambon

Kompas.com - 19/05/2019, 21:46 WIB
Ribuan pemudik mulai meninggalkan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan menggunakan sejumlah kapal Pelni, sejak Sabtu hingga Minggu (19/5/2019)KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY Ribuan pemudik mulai meninggalkan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan menggunakan sejumlah kapal Pelni, sejak Sabtu hingga Minggu (19/5/2019)

AMBON,KOMPAS.com - Para pemudik yang hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah bersama keluarga di kampung halamannya mulai meninggalkan Pelabuhan Ambon dengan menumpangi sejumlah kapal Pelni.

Meski puncak arus mudik lebaran diperkirakan baru akan terjadi pada tanggal 27 Mei 2019 hingga 2 Juni 2019, para warga memilih mudik lebih awal.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di Pelabuhan Ambon Minggu (19/5/2019), para pemudik terlihat mulai meninggalkan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan menggunakan KM Tidar menuju Kaimana, Fak-Fak, Sorong, Manokwari dan Nabire.

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Kapal Laut Diprediksi Meningkat Drastis

Warga yang memilih mudik lebih awal membuat suasana di Pelabuhan Ambon tampak sesak. Bahkan beberapa pemudik rela memilih tidur di kawasan Pelabuhan lantaran takut ketinggalan kapal yang hendak mereka tumpangi.

“Saya dari kemarin malam sudah disini bersama keluarga. Kita tidak ingin berdesak-desakan naik kapal makanya kita rela tidur disini,”ujar Syamsul salah satu pemudik kepada Kompas.com.

Syarif, calon penumpang lainnya mengaku untuk mudik lebaran kali ini dia dan keluarganya lebih memilih mudik dengan kapal laut karena harga tiket pesawat yang terlampau mahal.

“Tahun kemarin kita dengan pesawat, tapi kali ini saya dan keluarga mudik dengan kapal laut karena harga tiket pesawat memang sangat mahal,” katanya.

Sehari sebelumnya, ribuan pemudik juga telah meninggalkan Pelabuhan Ambon menuju kampung halaman mereka dengan menumpangi tiga kapal sekaligus, Sabtu (18/5/2019).

Baca juga: 2 Kapal Nelayan di Kepulauan Seribu Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Tiga kapal yang bertolak dari Pelabuhan Ambon itu yakni KM Pangrango tujuan Banda Neira, KM Dorolonda tujuan Namlea, Baubau-Makassar-Balikpapan-Tanjung Perak-Tanjung Priok-Kijang, dan KM Sangiang tujuan Geser-Fakfak, dan Sorong Papua Barat.

Manajer Operasional PT Pelni Ambon, Jasman kepada wartawan di Pelabuhan Ambon mengatakan arus mudik lebaran dari pelabuhan Ambon menuju sejumlah daerah kini mulai terjadi. Meski begitu dia mengaku puncak arus mudik lebaran baru akan terjadi pada 27 Mei hingga 2 juni mendatang.

“Arus mudik saat ini mulai terasa. Tapi kami memprediksi puncak arus mudik lebaran akan terjadi pada 27 Mei hingga 2 Juni mendatang,”kata Jasman.



Terkini Lainnya


Close Ads X