Cegah Kecelakaan, Median Jalan Pantura Dicat

Kompas.com - 15/05/2019, 17:30 WIB
Wawan bersama tiga orang temannya mengecat median jalan di jalur pantura Losari Cirebon, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019). Mereka kerja cepat untuk merampungkan pengecatan agar median jalan kembali jelas terlihat guna menghindari kecelakaan lalu lintas. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONWawan bersama tiga orang temannya mengecat median jalan di jalur pantura Losari Cirebon, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019). Mereka kerja cepat untuk merampungkan pengecatan agar median jalan kembali jelas terlihat guna menghindari kecelakaan lalu lintas.


CIREBON, KOMPAS.com – Sejumlah pekerja dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) melakuan pengecatan median jalan di perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Pengecatan median itu terpantau di Losari Cirebon, yang berjarak sekitar 500 meter menuju Losari Brebes, Jawa Tengah. Mereka mengecat median atau marka jalan dengan warna hitam dan putih agar kembali jelas terlihat oleh seluruh pengguna jalan.

Pengecatan median jalan dilakukan pada sisi arah mudik, yakni Jakarta menuju Jawa Tengah, maupun sebaliknya.

Baca juga: Tim Kompas Survei Kesiapan Jalur Mudik-Balik Arteri Pantura

 

Median adalah suatu pemisah fisik lalu lintas yang berfungsi menghilangkan konflik lalu lintas dari arah berlawanan sehingga pada gilirannya akan meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Wawan, salah satu pekerja Kemen PUPR menyampaikan, pengecatan ini dimulai dari Cirebon hingga perbatasan dengan Brebes, Jawa Tengah.

“Pengecatan ulang trotoar untuk menghindari kecelakaan. Ini memperjelas lagi yang lama sudah ketutup debu, sudah pudar, biar kelihatan lagi. Semuanya jumlah ada delapan, dari Cirebon arah Losari. Ini tinggal finishing doang,” kata Wawan, kepada Kompas.com, Minggu (12/5/2019).

Baca juga: Jalur Mudik Tol Palikanci Diperbaiki

Warna median jalan yang sudah hilang, pudar dan kusam, membahayakan para pengguna jalan, terutama pemudik yang melintas jalur tersebut di malam hari.

Pekerja pengecatan di bagi ke dalam beberapa tim, salah satunya tim Wawan yang mengerjakan hingga perbatasan Provinsi Jawa Tengah.

Pengecatan median jalan juga bagian dari upaya pemerintah memaksimalkan persiapan infrastruktur mudik dan balik tahun 2019 ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X