Kompas.com - 29/04/2019, 10:27 WIB
Ilustrasi pemilu KOMPAS IMAGES/Kristianto PurnomoIlustrasi pemilu

Hal serupa dirasakan Tamimah Ashilah, mahasiswa semester 6 Jurnalistik Unpad. Ia melihat adanya polarisasi antar pendukung kedua pasangan calon yang juga terjadi di pemilu sebelumnya.

Baca juga: Kata Mahasiswa Unsoed soal Presiden Indonesia Lima Tahun Mendatang

“Tapi sebagai pemilih pemula, saya baru merasakan itu saat ini, ditambah adanya sebutan cebong dan kampret, yang semakin mengukuhkan identitas pemilih,” ucapnya.

Ridzky Rangga Pradana, mahasiswa semester 4 Unpad ini juga melihat berbagai fenomena dalam Pilpres 2019. Selain masyarakat yang terbagi dua kubu yang sama kuat, terdapat hal menarik lainnya, yakni diskon khusus pemilu.

Kritik terhadap kerumitan Pemilu serentak

Sebagai petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Diba Andalusia melihat sistem pemilu di Indonesia yang sangat rumit dan tidak efisien.

Mahasiswa semester 6 Unpad ini mencontohkan penghitungan suara yang harus ditulis secara manual ke dalam berita acara. Padahal Sistem Informasi Penghitungan (Situng) telah disediakan.

“Meski sudah disediakan, tapi masih harus diinput secara manual, ini memberatkan kerja petugas TPS,” tutur Diba.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kata Mahasiswa Universitas Brawijaya Soal Pemilu 2019 dan Pahlawan Demokrasi yang Gugur

Selain, penghitungan suara Pilpres, DPD, Pileg DPR, DPRD provinsi/kota/kabupaen harus selesai satu hari untuk diinput ke pusat. Kondisi ini sangat menguras tenaga. Tak heran jika setelah pemilu, banyak sekali anggota KPPS yang sakit bahkan meninggal dunia.

Hal ini memilukan, apalagi tidak ada jaminan atau asuransi bagi para petugas KPPS yang bekerja siang dan malam untuk menyukseskan pesta demokrasi.

Sistem rumit ini pun berlaku dalam proses pemilihan. Masih banyak masyarakat yang kurang teredukasi.

“Saya banyak menjumpai warga yang asal memilih karena terlalu banyak dan terlalu besar surat suara bagi caleg,” imbuh Diba.

Baca juga: Kata Mahasiswa Universitas Brawijaya Soal Quick Count dan Saling Klaim Kemenangan

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.