Dua Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Hukuman Mati

Kompas.com - 24/04/2019, 17:30 WIB
Acundra (21) dan Ridwan (45) saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Rabu (24/4/2019). Dalam persidangan tersebut, kedua terdakwa divonis hakim dengan hukuman mati. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAAcundra (21) dan Ridwan (45) saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Rabu (24/4/2019). Dalam persidangan tersebut, kedua terdakwa divonis hakim dengan hukuman mati.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Dua terdakwa kasus pembunuhan Sofyan (45), sopir taksi online, divonis hukuman mati dalam persidangan di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/4/2019).

Kedua terdakwa tersebut adalah Acundra (21) dan Ridwan (45).

Pada sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Bagus Irawan, mereka terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan perencanaan untuk merampok dan membunuh Sofyan.

"Mengadili, menyatakan terdakwa satu dan terdakwa dua terbukti bersalah secara sah turut serta melakukan pembunuhan berencana. Menjatuhkan pidana dengan hukuman mati, "kata Bagus saat membacakan vonis diruang sidang.

Baca juga: 7 Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online, Order Fiktif Pelaku dari Palembang hingga Semarang

Fitriani (43) yang merupakan istri korban pun langsung menangis haru mendengar putusan yang dibacakan oleh ketua majelis hakim.

Sementara Acundra, salah seorang pelaku terlihat menahan tangis usai mendengar vonis yang dibacakan oleh hakim.

Ketua Majelis hakim memberikan waktu kepada kedua terdakwa untuk melakukan banding terkait vonis tersebut.

Kgs Roni (71), orangtua dari korban mengaku lega dengan vonis dari hakim. Menurutnya, kedua pelaku pantas mendapatkan hukuman maksimal, karena telah secara keji membunuh putranya hingga ditemukan tinggal tulang.

"Alhamdulilah saya lega, puas dengan hasil ini. Semoga kasus ini tidak terulang lagi,"ujarnya usai sidang.

Baca juga: Satu Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online Ditangkap di Banjarnegara

Diberitakan sebelumnya, Sofyan menjadi korban perampokan disertai pembunuhan pada (29/10/2018) lalu. Saat itu Sofyan mendapatkan orderan dari pelaku untuk mengantarkannya dari kawasan KM 5 menuju ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Saat perjalanan, korban dibunuh oleh para pelaku. Jenazah Sofyan pun ditemukan dalam kondisi tinggal tulang di Kabupaten Musirawas.

Polisi telah menangkap tiga dari empat tersangka yakni Ridwan (45), FR(16), dan Acundra, (21).

Baca juga: Dua Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online Dituntut Hukuman Mati

Salah satu tersangka FR, telah menjalani persidangan dan dihukum selama 10 tahun. Hukuman tersebut maksimal, lantaran tersangka masih di bawah umur.

Sementara tersangka Akbar ( 31) hingga saat ini masih dinyatakan buron.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanpa Masker, Pengunjung Dilarang Masuk Pasar dan Mal di Medan

Tanpa Masker, Pengunjung Dilarang Masuk Pasar dan Mal di Medan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Juni 2020

Regional
Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011, Oniara Wonda Pernah Tembaki Rombongan Tito Karnavian

Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011, Oniara Wonda Pernah Tembaki Rombongan Tito Karnavian

Regional
Terpeleset Saat Swafoto di Pinggir Jurang, Wanita Ini Ditemukan Tewas di Sungai

Terpeleset Saat Swafoto di Pinggir Jurang, Wanita Ini Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19 di Sragen, Bupati Pasang Badan

Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19 di Sragen, Bupati Pasang Badan

Regional
Tidak Ada Warga yang Terjangkit Corona, Ini Strategi Lampung Timur

Tidak Ada Warga yang Terjangkit Corona, Ini Strategi Lampung Timur

Regional
Haji Ditunda, 682 Jemaah Asal Bali Gagal Berangkat

Haji Ditunda, 682 Jemaah Asal Bali Gagal Berangkat

Regional
Cemburu Lihat Foto di Facebook, Pria di Bali Aniaya Pacarnya

Cemburu Lihat Foto di Facebook, Pria di Bali Aniaya Pacarnya

Regional
Tersesat Saat Turuni Gunung Awu, 2 Pendaki Diselamatkan Tim SAR

Tersesat Saat Turuni Gunung Awu, 2 Pendaki Diselamatkan Tim SAR

Regional
Begal Sadis yang Bunuh Pelajar Ditangkap, Sudah 15 Kali Beraksi

Begal Sadis yang Bunuh Pelajar Ditangkap, Sudah 15 Kali Beraksi

Regional
Pasien Positif Corona di Batam Bertambah 12 Orang

Pasien Positif Corona di Batam Bertambah 12 Orang

Regional
Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19, Polisi: Kami Selidiki

Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19, Polisi: Kami Selidiki

Regional
Tak Ingin Terus Bergantung pada Pariwisata, Bali Genjot Industri Kreatif dan Pertanian

Tak Ingin Terus Bergantung pada Pariwisata, Bali Genjot Industri Kreatif dan Pertanian

Regional
Tragis, Pria Terjepit Batu Besar Selama 10 Jam Saat Berburu Pohon Serut, Akhirnya Meninggal

Tragis, Pria Terjepit Batu Besar Selama 10 Jam Saat Berburu Pohon Serut, Akhirnya Meninggal

Regional
Tak Pernah Batasi Aktivitas Warga, Ini Kunci Sukses Boltim Nihil Corona

Tak Pernah Batasi Aktivitas Warga, Ini Kunci Sukses Boltim Nihil Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X