Kompas.com - 03/04/2019, 22:49 WIB
Acundra (21) dan Ridwan (45) dua terdakwa kasus pembunuhan Sofyan (44) sopir taksi online yang tewas dibunuh serta dirampok, ketika mengahadapi persidangan di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/4/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAAcundra (21) dan Ridwan (45) dua terdakwa kasus pembunuhan Sofyan (44) sopir taksi online yang tewas dibunuh serta dirampok, ketika mengahadapi persidangan di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/4/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut dua terdakwa kasus pembunuhan Sofyan (44) yang merupakan sopir taksi online dengan tuntutan hukuman mati dalam sidang di Pengadilan Negeri Klas I A Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/4/2019).

Sidang dengan agenda tuntutan tersebut, Jaksa menilai jika kedua terdakwa yakni Acundra (21) dan Ridwan (45) telah membuat rencana aksi perampokan disertai pembunuhan terhadap Sofyan yang ditemukan tewas dengan kondisi tinggal tulang di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Setelah mendengar tuntutan dari Jaksa, ketua Majelis hakim Abu Hanifa pun langsung menutup persidangan dan akan dilanjutkan pekan depan.

 "Sidang ditunda pekan depan dengan agenda Pledoi," kata Abu menutup sidang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Purnawa Sofyan menjelaskan, hukuman maksimal yang diberikan kepada dua terdakwa tersebut sebagai upaya agar kejadian itu menjadi kasus terakhir perampokan sopir taksi online.

Selain itu, perbuatan pelaku juga membuat resah para sopir taksi online ketika bekerja. Sehingga mereka menutut kedua pelaku dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Diharapkan kasus perampokan sopir taksi online tidak terjadi lagi. Dari terdakwa juga tidak ada hal yang meringankan, seperti perdemaian dari keluarga dan semacamnya,"ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dituduh Hamil di Luar Nikah, Seorang Gadis di Palembang Dipukuli Tetangganya

Diberitakan sebelumnya, Sofyan (44) menjadi korban perampokan disertai pembunuhan pada (29/10/2018) lalu. Ketika itu Sofyan mendapatkan orderan dari pelaku untuk mengantarkannya dari kawasan KM 5 menuju ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Namun, ditengah perjalan korban dibunuh oleh para pelaku. Jenazah Sofyan pun ditemukan dalam kondisi tinggal tulang di Kabupaten Musirawas.

Dari penemuan itu, polisi menangkap tiga dari empat tersangka.yakni Ridwan (45), FR(16), dan Acundra, (21).

Baca juga: Sopir Truk Tabrak Pengendara Motor di Palembang, Seorang Ibu Muda Tewas

Untuk tersangka Akbar, 31, hingga saat ini masih dinyatakan buron.  Sedangkan untuk FR, telah menjalani persidangan dan dihukum selama 10 tahun. Hukuman tersebut merupakan maksimal karena tersangka  masih berusia di bawah umur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X