Alun-Alun Surabaya adalah Aset Pemkot, Jangan Sampai Lepas...

Kompas.com - 23/04/2019, 19:56 WIB
Desain Alun-Alun Surabaya terletak di permukaan tanah dan di bawah Jalan Pemuda Nomor 17, di bawah Jalan Yos Sudarso, serta basement Balai Pemuda. Dok. Pemkot SurabayaDesain Alun-Alun Surabaya terletak di permukaan tanah dan di bawah Jalan Pemuda Nomor 17, di bawah Jalan Yos Sudarso, serta basement Balai Pemuda.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapatkan banyak dukungan untuk mewujudkan Alun-Alun Surabaya setelah kalah banding dengan PT Maspion di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jawa Timur.

Arsitektur dan Perencanaan Wilayah Kota Universitas Kristen Petra, Benny Poerbantanoe mendorong Pemkot Surabaya agar bisa mempertahankan aset Jalan Pemuda 17.

Baca juga: Pemkot Surabaya Kalah Banding, Bagaimana Kelanjutan Alun-Alun Surabaya?

Menurutnya, langkah hukum harus ditempuh untuk merebut aset yang sudah selayaknya menjadi milik pemkot. Namun, jika jalur hukum belum berhasil Pemkot Surabaya dan PT Maspion seharusnya mencari jalan tengah agar semuanya tetap berjalan.

"Ya lanjutkan. Jngan mau kalah. Kita harus melanjutkan, jalur hukum tetap ditempuh. Coba direbut. Kalau pun tetap buntu, coba kompromi," kata Benny kepada Kompas.com, Selasa (23/4/2019).

Kawasan Balai Pemuda, menurut Benny, merupakan wilayah strategis dan berperan sebagai gerbang menuju Kantor Balai Kota dan menjadi entry poin. Bangunan Balai Pemuda ini juga dinilai dapat mengatur komposisi simetris dengan bangunan yang berbentuk laras.

Benny juga mendukung dan bersikap positif  pada keputusan Pemkot Surabaya untuk membangun ruang terbuka publik berupa Alun-Alun Surabaya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Kalah Banding Melawan PT Maspion Terkait Tanah untuk Alun-alun Surabaya

Pakar Tata Kota Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Haryo Sulistyarso, juga mendukung penuh rencana Pemkot Surabaya membangun ruang publik untuk kegiatan positif masyarakat, seperti Alun-Alun Surabaya.

Meski pembangunan alun-alun itu masih terkendala dengan masalah lahan di Jalan Pemuda 17, namun ia berharap pemkot bisa mempertahankan lahan tersebut.

"Saya berharap jangan sampai ini lepas dari kendali kita. Sayang sekali menurut saya, karena riwayatnya dulu merupakan aset pemkot," kata Haryo.

Ia mengimbau kepada Pemkot Surabaya agar ke depannya lebih intens lagi untuk menjaga aset. Tujuannya, agar tidak ada lagi lahan atau aset pemkot yang menjadi sengketa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai

Gempa di Rangkasbitung, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai

Regional
Sempat Ketakutan, 50 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Jalani Tes Swab

Sempat Ketakutan, 50 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Jalani Tes Swab

Regional
11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

Regional
Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Regional
Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Regional
Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Regional
Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Regional
Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Regional
Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Regional
Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Regional
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Regional
Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X