Awal Mula Tercetusnya Pembangunan Alun-alun Surabaya Bawah Tanah

Kompas.com - 21/03/2019, 14:38 WIB
Desain Alun-alun Surabaya terletak di permukaan tanah dan di bawah Jalan Pemuda Nomor 17, di bawah Jalan Yos Sudarso, serta basement Balai Pemuda. Dok. Pemkot SurabayaDesain Alun-alun Surabaya terletak di permukaan tanah dan di bawah Jalan Pemuda Nomor 17, di bawah Jalan Yos Sudarso, serta basement Balai Pemuda.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Iman Krestian Surabaya mengatakan, ide pembangunan Alun-alun Surabaya di bawah tanah merupakan ide Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Iman mengatakan, ide tersebut tercetus karena Risma melihat tidak ada alun-alun di Surabaya. Sedangkan di daerah lain di Jawa Timur telah memiliki alun-alun.  

"Sebenarnya ini inspirasi Ibu Wali Kota. Ini idenya Ibu Wali Kota karena di Surabaya kan tidak ada alun-alun," ujar Iman kepada Kompas.com, Kamis (21/3/2019).

Baca juga: Begini Desain Alun-alun Surabaya yang Dibangun di Bawah Tanah


Risma, kata Iman, ingin memiliki ruang publik terbuka untuk mewadahi aktivitas warga

"Ini cuma masalah penamaan saja sih. Jadi sebenarnya ini adalah ruang publik terbuka di Surabaya. Cuma agar lebih ada identitasnya, Bu Wali Kota menamakan ini Alun-alun Surabaya," kata dia.

Menurut Iman, di daerah lain memang belum ada alun-alun yang terletak di bawah tanah. Di Makassar misalnya, telah terdapat bangunan bawah tanah. Namun, bukan sebagai alun-alun tetapi digunakan sebagai pasar. 

"Di Makassar ada yang digabungkan, di bawah tanah dibuat pasar, di atas buat alun-alun. Tapi yang alun-alunnya ada di bawah tanah, saya belum pernah dengar," jelasnya.

Baca juga: Alun-alun Surabaya Habiskan Anggaran Rp 80 Miliar, untuk Apa Saja?

"Tapi saya tidak tahu apakah ini satu-satunya di Indonesia atau tidak. Yang jelas ini ruang publik bawah tanah di Surabaya," tambah Iman.

Alun-alun Surabaya itu akan dijadikan sebagai pusat atraksi dan destinasi baru di Kota Pahlawan. 

Iman mengatakan, arena Surabaya dikenal dengan kota jasa, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memang harus selalu berinovasi untuk menghadirkan spot-spot baru bagi warga kota maupun warga pendatang di Surabaya.

"Ekspektasinya sih ini bisa memberikan tempat yang terbaik buat masyarakat untuk beraktivitas, gitu sih idenya Ibu Wali Kota. Salah satu fungsinya bisa mewadahi aktivitas seni warga," kata Iman.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X