Sebelum Ada Korban Salah Tangkap, Kapolda Sumsel Sempat Imbau Anggotanya

Kompas.com - 25/02/2019, 16:59 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan terkait seorang bidan di Kabupaten Ogan Ilir yang mengaku menjadi korban pemerkosaan, Jumat (22/2/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan terkait seorang bidan di Kabupaten Ogan Ilir yang mengaku menjadi korban pemerkosaan, Jumat (22/2/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Harismail alias Ujang (25), kini masih dalam penyelidikan.

Menurut jenderal bintang dua ini, ia sebelumnya telah sering mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk mengungkap kasus secara profesional dengan mengedepankan bukti yang kuat.

"Makanya saya selalu berpesan, setiap kasus itu melibatkan puslabfor, forensik, kedokteran kepolisian, itulah suatu bukti yang tak bisa terbantahkan," kata Zulkarnain, Senin (25/2/2019). 

Baca juga: Keluarga Korban Salah Tangkap: Kenal Pun Tidak dengan Bidan Itu...

"Tetap akan saya sidik, bagiamanapun itu aib saya, dalam artian pak polisi tidak boleh membuktikan sebuah kasus dengan cara seperti itu, itu sangat naif bagi saya," tambah dia.

Terlebih lagi dalam sebuah kasus pemerkosaan, bukti yang kuat dijadikan kunci dalam pemecahan kasus.

"Pemerkosaan apalagi, bagaimana mungkin seseorang mengaku diperkosa tetapi tidak ada spermanya. Atau mungkin belum keluar, bisa jadi, harus ada bukti yang menguatkan," ujar dia.

Dalam kasus tersebut, Zulkarnain tak menampik jika ada dugaan keterlibatan oknum polisi yang menangkap Harismail hingga dianiaya sampai babak belur.

"Saya berpendapat ini oknum polisi, enggak mungkin orang preman, nangkap orang kecuali keluarga dia ( korban). Tetapi, dia tidak bisa menjelaskan, siapa orang-orang tersebut karena ditutupi dari satuan mana, sempat dia mengatakan dari Polda," ujar Zulkarnain.

Sebelumnya, pada Sabtu (23/2/2019), Haris ditemukan warga dalam kondisi lemas dan mengalami luka lebam disekujur tubuhnya.

Baca juga: Propam Polda Sumsel Selidiki Dugaan Polisi Salah Tangkap Pemerkosa Bidan

Setelah itu, ia kemudian menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Dalam kondisi lemas, Haris mengaku sebelumnya ia dipaksa masuk ke mobil oleh sejumlah pria.

Di dalam mobil tersebut, buruh ini dipaksa untuk mengaku telah memperkosa seorang bidan berinisial Y.

Namun, Haris pun menolak tuduhan yang diberikan kepada dia hingga akhirnya dipukuli di dalam mobil.

"Saya bilang tidak, saya bantah, saya bukan pemerkosa bidan itu," kata Haris, Minggu (24/2/2019).

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Regional
Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Regional
Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Regional
Turis Rusia yang Hilang di Bali Diduga akibat Ditarik Ikan Besar

Turis Rusia yang Hilang di Bali Diduga akibat Ditarik Ikan Besar

Regional
Terungkap, Siswi Tewas di Gorong-gorong Karena Dibunuh Ayah Kandung

Terungkap, Siswi Tewas di Gorong-gorong Karena Dibunuh Ayah Kandung

Regional
Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Regional
Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Regional
2 Siswa yang Sodorkan Kotoran Manusia ke Adik Kelas Dikeluarkan dari Asrama, tapi...

2 Siswa yang Sodorkan Kotoran Manusia ke Adik Kelas Dikeluarkan dari Asrama, tapi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X