Seorang Ayah Ditangkap Setelah Cabuli Anaknya Sejak 2018

Kompas.com - 22/02/2019, 18:27 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

BETUN, KOMPAS.com - Seorang ibu rumah tangga berinisla IDJA (33), asal Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan suaminya, BL (36) ke kepolisian setempat karena diduga mencabuli putrinya sendiri ITL (12).

"IDJA melaporkan ke polisi karena menangkap basah suaminya mencabuli putri mereka sendiri," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast saat dihubungi Kompas.com, Jumat (22/2/2019).

Baca juga: Jaksa Minta Kejiwaan Guru Ngaji yang Cabuli 5 Anak di Aceh Diperiksa

Jules mengatakan, mendapat laporan itu, polisi langsung memeriksa BL.

Dari hasil pemeriksaan, pencabulan dilakukan BL terhadap anaknya sejak 2018 lalu hingga 15 Februari 2019. BL mencabuli ITL di dalam rumah mereka saat IDJA sedang keluar rumah untuk bekerja.

Setelah mendapat perlakukan itu, ITL tidak memberitahukan perbuatan ayahnya kepada sang ibu.

Baca juga: Dua Kali Cabuli Bocah 6 Tahun, Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi

Perbuatan BL baru diketahui setelah IDJA memergoki BL mencabuli ITL. IDJA kemudian melaporkan BL ke polisi pada 18 Februari lalu. Saat ini BL ditahan di Mapolsek Malaka Tengah.

"Setelah menerima laporan, polisi lalu bergerak cepat dan menangkap ITL," ucap Jules.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Regional
UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

Regional
Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Regional
Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Pekanbaru, Kesal karena Sering Menangis hingga Ditangkap Polisi

Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Pekanbaru, Kesal karena Sering Menangis hingga Ditangkap Polisi

Regional
Anggap Sterilisasi Pelabuhan Parepare Tidak Serius, Anggota DPRD Mengamuk

Anggap Sterilisasi Pelabuhan Parepare Tidak Serius, Anggota DPRD Mengamuk

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Regional
Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Papua, Jumlah di Merauke Diklarifikasi

Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Papua, Jumlah di Merauke Diklarifikasi

Regional
Kejari Karawang Gelar Sidang Online Selama Pandemi Covid-19

Kejari Karawang Gelar Sidang Online Selama Pandemi Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X