7 Fakta Pembakaran Kendaraan di Jateng, Incar Mobil di Garasi hingga Dugaan Pelaku

Kompas.com - 06/02/2019, 19:17 WIB
Ilustrasi mobil terbakar funnyordie.comIlustrasi mobil terbakar
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

Pemerintah Kota Semarang juga mengadakan sistem keamanan lingkungan guna menjaga wilayah masing-masing.

Teror pembakaran sejumlah kendaraan diduga bukan karena latar belakang ekonomi, dendam pribadi, melainkan bertujuan untuk membuat masyarakat merasa takut.

Bahkan, guna meminimalisir kasus pembakaran monil, Condro meminta kepada TNI dan Polri yang bertugas di sejumlah desa sebagai Bhabinkamtibnas dan Babinsa untuk tidur di balai desa setempat. 

Pihak kepolisian meminta masyarakat apabila menemukan gelagat mencurigakan seseorang dapat melapor ke kantor kepolisian terdekat.

Baca juga: Pembakar Mobil dan Motor di Semarang Masih Berkeliaran, Polisi Terkendala Hal Ini

4. Mobil di garasi turut menjadi sasaran

Pembakaran mobil tak hanya dilakukan pada kendaraan yang terparkir di pinggir jalan atau depan rumah.

Dilansir dari Tribunnews, mobil milik warga Semarang yang terparkir di dalam garasi pun tak lepas dari aksi teror pembakaran ini.

Padahal, pagar rumah korban juga berada dalam keadaan tertutup.

Korban mengaku tidak pernah bermasalah dengan tetangga atau pihak lain, dan kejadian ini membuat korban merasa resah.

Kendaraan yang dibakar pun dikabarkan dipilih secara acak oleh para pelaku.

5. Tim khusus

Polrestabes Semarang membentuk tim khusus untuk mengusut kasus teror ini. Tim khusus tersebut telah mencari petunjuk untuk mengungkap pelaku dan motif pembakaran mobil ini.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut meminta pihak kepolisian untuk menangkap pelaku.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X