Kompas.com - 01/02/2019, 16:55 WIB
Ilustrasi nyamuk TacioPhilipIlustrasi nyamuk


MAKASSAR, KOMPAS.com – Selama bulan Januari 2019, tercatat sebanyak 658 kasus penderita DBD di Sulawesi Selatan. Dari total kasus itu, sebanyak 8 orang di antaranya meninggal dunia akibat penyakit tersebut. 

Penderita DBD meninggal di Januari 2019 yakni 1 warga di Kabupaten Maros, 2 warga di Kabupaten Soppeng, 1 warga di Kabupaten Wajo, 3 warga di Kabupaten Pangkep, 1 warga di Kota Makassar,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Bachtiar Baso saat dikonfirmasi, Jumat (1/2/2019).

Bachtiar mengatakan, tertinggi penderita DBD di Sulsel yakni di Kabupaten Pangkep dengan jumlah penderita sebanyak 150 orang, disusul Kabupaten Bulukumba 75 penderita, Kabupaten Takalar sebanyak 68 penderita, Kabupaten Wajo sebanyak 66 penderita, Kabupaten Gowa sebanyak 62 penderita.

Baca juga: Dua Meninggal Akibat DBD, Pemkab Jombang Tak Tetapkan KLB

“5 kabupaten itu tertinggi penderita DBD, sedangkan 19 kabupaten/kota lainnya di Sulsel jumlah penderitanya di bawah 50 orang. Selain menangani kasus DBD yang diderita warga Sulsel, terdapat 9 orang penderita DBD yang ditangani dari luar daerah,” kata dia. 

Bachtiar menuturkan, kasus DBD di Sulsel setiap tahunnya mengalami peningkatan. Tahun 2018, terdapat 2.141 orang penderita dan 19 orang di antaranya meninggal dunia.

Sedangkan, pada tahun 2017, sebanyak 1.737 orang penderita DBD dan 13 orang di antaranya meninggal dunia. 

“Penderita DBD di Sulsel sebanyak 19 orang meninggal pada tahun 2018 yakni terdapat dari Kabupaten Maros sebanyak 6 orang, Kabupaten Pangkep sebanyak 5 orang, Kabupaten Bone sebanyak 2 orang, Kabupaten Takalar sebanyak 2 orang, dan masing-masing 1 orang penderita meninggal dunia di Kabupaten Bulukumba, Bantaeng, Luwu Utara, dan Kota Makassar,” ujar dia.

Untuk menanggulangi DBD di Sulsel, lanjut Bachtiar, pihak Dinas Kesehatan telah mengambil langkah-langkah seperti membuat surat edaran ke kabupaten/kota yang kemudian ditindaklanjuti hingga ke puskesmas.

Baca juga: 5 Fakta Kasus DBD di Indonesia, Status Waspada hingga Kiat Kota Cirebon Tanggulangi DBD

 Dinas kabupaten/kota juga fokus melakukan fogging untuk mengantisipasi penyebaran kasus semakin meluas dan pembagian bubuk abate pembunuh jentik kepada masyarakat.

“Kami juga mendorong gerakan 1 rumah 1 jumantik, dengan pendekatan keluarga dan memantau keberadaan jentik di setiap rumah tangga. Kewaspadaan dini dan siap melakukan respons yang dilakukan secara rutin oleh seluruh puskesmas melalui pengiriman SMS setiap minggu, dan memantau adanya alert yang muncul," ujar dia.

"Pembentukan posko siaga DBD dan memantau kasus DBD di bulan Januari perhari dengan menerima laporan dari kabupaten/kota, dan melakukan umpan balik untuk ketepatan dan kevalidan laporannya, mempersiapkan tim gerak cepat untuk me-monitoring kasus-kasus berpotensi KLB (kejadian luar biasa) dan merespons adanya peningkatan kasus,” terang dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.