Penyebab Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya: RS Siloam Akan Bangun Gedung 20 Lantai

Kompas.com - 24/01/2019, 10:31 WIB
Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan (tengah) menunjukkan foto barang bukti kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya, Rabu (22/1/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALKapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan (tengah) menunjukkan foto barang bukti kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya, Rabu (22/1/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Kelompok kontraktor pembangun gedung pengembangan Rumah Sakit Siloam di Jalan Raya Gubeng Surabaya berencana membangun gedung setinggi 20 lantai dengan tiga lantai basement di bagian bawahnya.

Hasil pemeriksaan Polda Jawa Timur terhadap dokumen rencana proyek menyebutkan, perencanaan proyek dilakukan sejak 2012 oleh PT Ketira Engineering Consultans dan dilakukan analisis struktur oleh PT Testana Engineering.

Pada 2013, pembuatan pondasi proyek mulai dilakukan. Setahun setelahnya, tim ahli bangunan gedung memberikan rekomendasi agar dikeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemkot Surabaya.

"Pada 2015, keluarlah IMB untuk bangunan setinggi 20 lantai dan 2 lantai basement," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan, Rabu (23/1/2019).

Baca juga: Ada Rumah dan Bangunan Rusak Jelang Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Dua tahun setelahnya yakni pada 2017, IMB kembali dikeluarkan Pemkot Surabaya di lokasi proyek yang sama, dengan tambahan 11 lantai gedung, dan penambahan lantai basement dari dua menjadi tiga.

"Jadi ada gedung 20 lantai, gedung 11 lantai dan basement tiga lantai," terang Luki.

Penyidik polisi saat ini juga tengah mendalami berbagai hal terkait administrasi dan perizinan proyek yang disebut menjadi penyebab amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya itu.

"Kita sudah periksa 40 orang, enam orang sudah ditetapkan tersangka," terang Luki.

Baca juga: 3 Faktor Penyebab Amblesnya Jalan Raya Gubeng Menurut Polda Jatim

Seperti diketahui, sepanjang 50 meter sebagian Jalan Raya Gubeng ambles sedalam kurang lebih 10 meter pada 17 Desember lalu.

Selain mematahkan jaringan pipa saluran air, amblesnya jalan juga merusak jaringan kabel dan fasilitas umum yang ada di atasnya, serta merusak halaman kantor bank BUMN dan sebuah toko busana.

Jalan raya arteri tersebut sempat ditutup total selama 10 hari untuk kepentingan penyelidikan, dan proses pengurukan serta normalisasi. Jalan Raya Gubeng kembali bisa dilewati pada 27 Desember 2018. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Regional
Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Regional
Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Regional
Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Regional
Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Regional
Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X