Kompas.com - 06/01/2019, 08:18 WIB
Pemkot Magelang mulai memperbaiki nisan-nisan makam yang diduga dirusak oleh orang tak dikenal di TPU Giri Darmoloyo, Kamis (3/1/2019). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Pemkot Magelang mulai memperbaiki nisan-nisan makam yang diduga dirusak oleh orang tak dikenal di TPU Giri Darmoloyo, Kamis (3/1/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com - Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Magelang memberikan apresiasi kepada aparat Polres Magelang Kota yang telah berhasil menangkap pelaku perusakan nisan makam di sejumlah TPU di Kota Magelang.

Pengurus FKUB Kota Magelang Towil, mengatakan penangkapan ini menjadi jawaban atas keresahan yang sempat dirasakan masyarakat sejak kasus ini mencuat awal Januari 2019 ini.

"Pertama kami bersyukur kepada Allah bahwa kasus pengerusakan cepat ditangani oleh Polres Magelang Kota. Kami sampaikan rasa hormat, salut atas kerja yang cepat," ungkap Towil, yang turut hadir dalam gelar perkara di mako Polres Magelang Kota, Sabtu (5/1/2019). Dalam gelar perkara itu sendiri tersangka tidak dihadirkan.

Baca juga: Belasan Nisan di Magelang Diduga Dirusak Orang Tak Dikenal

"Untuk itu, mudah-mudahan masyarakat seluruh Kota Magelang dan di luar Kota Magelang dapat mendapatkan jawaban yang jelas sehingga kasus ini kami anggap sudah selesai, tinggal pengembangan berikutnya,” lanjut Towil.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor ke pihak berwajib jika mengalami atau mendapati kasus yang sama. Tapi dia berharap kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Hal senada dikatakan perwakilan jemaat Katolik dan Kristen Kota Magelang Cirilus Agung Putrasih. Ia sangat berbesar hati dan sungguh-sungguh sangat bangga dengan kinerja Polres Magelang Kota.

Baca juga: Perusakan Nisan Makam di Magelang Meluas

“Selamat kepada Bapak Kapolres beserta jajarannya yang dengan sangat-sangat cepat sekali bisa menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Ia mengingatkan kepada umat Katolik, Kristen dan seluruh umat beragama di Kota Magelang dan sekitarnya untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu yang bisa memecah-belah kerukunan.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat khususnya umat Kristen, Katolik dan semuanya saja masyarakat Kota Magelang, jangan mudah terprovokasi yang menjadi pegangan kita adalah apa yang disampaikan oleh pihak polri. Itu yang akurat,” kata dia.

Baca juga: Pemkot Magelang Perbaiki Belasan Nisan yang Diduga Dirusak Oknum Tak Dikenal

Diketahui sebelumnya, aparat Polres Magelang Kota telah menangkap pelaku perusakan nisan makam berinisial FKB (25), warga Kampung Karang Kidul, Kota Magelang, Jumat (4/1/2019) malam.

Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka tunggal. Ia diringkus sesaat setelah ia kedapatan warga sedang merusak dua nisan di TPU Nambangan.

Sebelumnya, pemuda ini telah merusak puluhan nisan di TPU Giri Darmoloyo, TPU Kiringan dan TPU Malangan.

Baca juga: 5 Fakta di Balik Perusakan Nisan di Magelang, Waspadai Isu SARA hingga Polisi Terus Buru Pelaku

"Total ada 23 nisan makam yang dirusak, ada nisam makam non-muslim juga muslim. Kami sedang dalami motif perbuatan tersangka ini," kata Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan.

Sejumlah barang bukti telah diamankan antara lain, palu besi, kayu salib yang sudah rusak, bongkahan semen/beton nisan, kawat, rantai dan dokumen-dokumen pribadi FKB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.