Fenomena Langka, Ribuan Kerang Terdampar di Pantai Sendang Sikucing akibat Gelombang Tinggi

Kompas.com - 04/01/2019, 12:22 WIB
Warga Kendal saat mencari kerang yang terdampar akibat gelombang tinggi di Pantai Sendang Sikucing, Jumat (4/1/2019). KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Warga Kendal saat mencari kerang yang terdampar akibat gelombang tinggi di Pantai Sendang Sikucing, Jumat (4/1/2019).

KENDAL, KOMPAS.com — Warga Kendal, Jawa Tengah, berbondong-bondong menuju obyek wisata Sendang Sikucing Rowosari. Mereka bukannya berwisata menikmati pemandangan laut, melainkan mencari kerang

Hampir sepekan ini banyak kerang terdampar di pinggir Pantai Sendang Sikucing. Penyebabnya adalah tingginya gelombang ombak yang mencapai 3-4 meter.

Menurut salah seorang warga yang ikut mencari kerang, Fajar (24), sudah sekitar empat hari ini dirinya mencari kerang di Sendang Sikucing. Sekali mencari, dirinya bisa mendapat empat karung.

“Tinggal memungut saja. Kerang-kerang itu berada di pinggir. Kalau ingin kerang segar, ya, saya mencebur ke pantai yang kedalamannya hanya 25 sentimeter,” kata Fajar, Jumat (4/1/2019).

Baca juga: Ingin Menikmati Durian Asli Kendal, Datang Saja ke Amrozi

Warga Gempolsewu, Kendal, tersebut menambahkan, ribuan kerang ini baru muncul beberapa hari ini. Biasanya tidak ada.

“Kerang hasil mencari di pantai ini, selain saya konsumsi sendiri, juga saya jual,” ujarnya.

Senada dengan Fajar, Mardiyanto (35), warga Rowosari, mengaku senang dengan banyaknya kerang di pantai.

Sebab, dia bisa dengan mudah mengambil kerang tanpa harus menceburkan diri ke pinggir laut. Mardiyanto, yang berprofesi sebagai nelayan, menambahkan, saat ini dirinya tidak berani mencari ikan di tengah laut karena ombak tinggi.

Baca juga: Pergi ke Pelabuhan dan Kali Aji, Bupati Kendal Merasa Malu...

“Alhamdulillah, Gusti Allah memberi rezeki dalam bentuk lain. Tidak ikan, melainkan kerang,” ujarnya.

Fenomena langka

Terkait dengan hal itu, petugas Pantai Sendang Sikucing, Trimo Muncul (46), mengatakan, sudah sekitar sepekan ini warga mendatangi Pantai Sendang Sikucing. Mereka mencari kerang yang terdampar di pantai.

“Ini fenomena alam. Peristiwa seperti ini, terjadi setiap 8 tahun hingga 10 tahun sekali. Tapi saat ini yang terbanyak,” ujarnya.

Menurut Trimo, banyaknya kerang ini juga membuat para wisatawan senang. Sebab, mereka bisa memunguti kerang dengan mudah.

“Ini sensasi tersendiri,” tambahnya.

Baca juga: Kabar Gelombang Tinggi, Kunjungan ke Pantai Menurun

Trimo menjelaskan adanya tsunami di beberapa daerah lain menyebabkan pengunjung tempat wisata pantai seperti Sendang Sikucing ini sepi.

Namun, hampir sepekan ini tempat ini menjadi sedikit ramai karena banyaknya kerang yang terdampar di pinggir pantai. 


Terkini Lainnya


Close Ads X