Bupati Galau karena Tidak Ada Exit Toll di Magetan

Kompas.com - 29/12/2018, 15:47 WIB
Tidak adanya exit tol (gerbang tol)  jalur tol Jakarta – Surabaya membuat Bupati Magetan Suprawoto “galau” karena khawatir berpengaruh pada industri pariwisata di Magetan. Meski dilalui jalur tol pintu gerbang tol terdekat masih berjarak 20 kilometer lebih dari Magetan. KOMPAS.com/SUKOCOTidak adanya exit tol (gerbang tol) jalur tol Jakarta – Surabaya membuat Bupati Magetan Suprawoto “galau” karena khawatir berpengaruh pada industri pariwisata di Magetan. Meski dilalui jalur tol pintu gerbang tol terdekat masih berjarak 20 kilometer lebih dari Magetan.


MAGETAN, KOMPAS.com – Tidak adanya exit toll (gerbang tol) jalur tol Jakarta – Surabaya membuat Bupati Magetan Suprawoto benar benar “ galau”.

Dari pantauan Kompas.com, setidaknya ada 4 kali bupati yang baru menjabat 3 bulan tersebut mengeluhkan soal tidak adanya pintu keluar tol di Magetan pada 4 acara yang berbeda.

Dia khawatir jika tidak ada pintu keluar tol di Magetan pengguna jalan tol dari Surabaya akan lebih memilih Yogyakarta untuk singgah.

“Khawatir saya tidak ada yang singgah di Magetan. Pengguna jalan dari Surabaya dan Semarang akan lebih memilih Yogyakarta untuk istrahat,” ujarnya ketika menggelar pertemuan dengan sejumlah wartawan, Jumat (28/12/2018).

Baca juga: Hasil Sidak, Belasan TPH di Magetan Tidak Sesuai SOP dalam Memotong Hewan

Suprawoto menambahkan, saat ini pemerintah Magetan sedang mengembangkan industri pariwisata dengan membangun dan mempercantik sejumlah destinasi wisata seperti Telaga Sarangan.

Pemerintah Daerah Magetan rencananya akan menyulap kawasan 11 hektar di jalur Sarangan untuk membangun pertanian organik, taman bunga dan masjid besar untuk mendukung perekembangan Telaga Sarangan.

“Magetan dulu terkenal dengan bunga. Kami juga akan bangun pertanian organik dan masjid, karena pengunjung pasti akan singgah kalau ada masjid besar disitu,” imbuhnya.

Meski Kabupaten Magetan saat ini dilewati jalur tol Jakarta Surabaya sepanjang 5 kilometer, namun tidak ada pintu keluar menuju Magetan.

Gerbang tol terdekat adalah di Kota Madiun dimana pengguna jalan harus menempuh lebih dari 20 kilometer dari Magetan.

Pada peresmian penggunaan jalan tol oleh Presiden Jokowi, Bupati Magetan telah menyampaikan langsung permintaan pembangunan exit toll atau pintu gerbang keluar tol di Kabupaten Magetan.

“Saya juga sudah sampaikan kepada Gubernur dan menyurat resmi ke pada Menteri PUPR agar agar ada exit tol; di Magetan,” katanya.

Keberadaan exit toll, menurut Suprawoto, sangat mempengaruhi iklim pariwisata di kabupaten Magetan.

Dengan adanya tol Jakarta – Surabaya hanya dibutuhkan waktu 2 jam baik dari Kota Surabaya maupun Kota Semarang untuk menuju Kabupaten Magetan.

“ Kalau tidak ada exit toll bagaimana?” pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X