Risma Pastikan 2 Lajur Jalan Gubeng yang Dibuka Cukup Aman Dilalui Kendaraan

Kompas.com - 28/12/2018, 05:33 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Raya Gubeng, Surabaya, setelah akses jalan itu resmi dibuka kembali pada Kamis (27/12/2018) pukul 18.00 WIB.KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Raya Gubeng, Surabaya, setelah akses jalan itu resmi dibuka kembali pada Kamis (27/12/2018) pukul 18.00 WIB.

SURABAYA, KOMPAS.com - Jalan Raya Gubeng sudah bisa dilalui kendaraan pada Kamis (27/12/2018) malam pukul 18.00 WIB.

Janji Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk membuka jalan tersebut dalam waktu sepekan atau tujuh hari sudah terpenuhi.

Para pengendara saat ini bisa kembali melintasi Jalan Gubeng yang sebelumnya sempat ambles. Namun, warga Kota Surabaya tetap harus berhati-hati dalam berkendara.

Risma memastikan bahwa secara teori dua lajur yang difungsikan itu memang sudah aman untuk dilalui kendaraan.


Meski begitu, Risma mengimbau kepada para pengendara yang melintasi jalan untuk tidak berhenti. Sebab, di samping akan menghambat laju kendaraan lain, juga akan menambah macet karena dari empat lajur yang tersedia, baru dua lajur yang dibuka untuk umum.

"Saya minta nanti ndak berhenti saat di situ, jadi supaya ndak menghambat lalu lintas. Maksudnya ndak memperlambat," kata Risma, Kamis.

Baca juga: Akhirnya Jalan Raya Gubeng Bisa Digunakan Lagi

Untuk membantu kelancaran arus lalu lintas, Risma menyebut kawasan tersebut akan dijaga petugas linmas dan dibantu pihak kepolisian.

Selain itu, Risma juga akan mendirikan beberapa posko penjagaan untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang berhenti di Jalan Gubeng tersebut.

"Nanti ada linmas, ada poskonya di sini. Termasuk di Jalan Sumbawa dan Jalan Bali. Ada kepolisian yang nanti mengarahkan, karena kan (jalan) menyempit dari empat (lajur) menjadi dua," ujar Risma.

Setelah Jalan Raya Gubeng dibuka, sejumlah kendaraan, baik roda dua, empat, hingga roda enam sudah bisa melintas.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Regional
Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak di Perairan Pulau Buru

Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak di Perairan Pulau Buru

Regional
Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Regional
3 Kabupaten di Kalimantan Selatan Alami Kekeringan Ekstrem

3 Kabupaten di Kalimantan Selatan Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Geger, Ditemukan 4 Tengkorak Manusia di Belakang Rumah Warga

Geger, Ditemukan 4 Tengkorak Manusia di Belakang Rumah Warga

Regional
Pembantaian di KM Mina Sejati Berawal dari Perkelahian ABK, Ada 36 Orang di Atas Kapal

Pembantaian di KM Mina Sejati Berawal dari Perkelahian ABK, Ada 36 Orang di Atas Kapal

Regional
Siap-siap, Game Online Karakter Gatot Kaca Diluncurkan 2020

Siap-siap, Game Online Karakter Gatot Kaca Diluncurkan 2020

Regional
500 Meter Lahan di Kawasan Bandara Depati Amir Terbakar

500 Meter Lahan di Kawasan Bandara Depati Amir Terbakar

Regional
Diterjang Gelombang, Kapal Cargo Berbobot 1200 GT Tersangkut di Karang

Diterjang Gelombang, Kapal Cargo Berbobot 1200 GT Tersangkut di Karang

Regional
Tewaskan 3 Penumpang, Hasil Penyelidikan Kebakaran KM Santika Nusantara Diminta Dibuka ke Publik

Tewaskan 3 Penumpang, Hasil Penyelidikan Kebakaran KM Santika Nusantara Diminta Dibuka ke Publik

Regional
Ini Alasan Kapolsek Sukajadi Berikan Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung

Ini Alasan Kapolsek Sukajadi Berikan Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Merupakan Penjual Kantong Kresek

Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Merupakan Penjual Kantong Kresek

Regional
Kios Milik Keluarga Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Digeledah

Kios Milik Keluarga Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Digeledah

Regional
Fakta di Balik Mobil Diceburkan Pemilik ke Laut, Tak Mampu Bayar Cicilan hingga Dievakusi Nelayan

Fakta di Balik Mobil Diceburkan Pemilik ke Laut, Tak Mampu Bayar Cicilan hingga Dievakusi Nelayan

Regional
Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X