Kapolda Jatim: Calon Tersangka Amblesnya Jalan Gubeng Sudah Mengerucut

Kompas.com - 27/12/2018, 18:16 WIB
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat meninjau Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Kamis (27/12/2018). Dok. Humas Polda JatimKapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat meninjau Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Kamis (27/12/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, kembali mendatangi lokasi amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (27/12/2018).

Kapolda Luki juga membawa para penyidik ke Jalan Raya Gubeng untuk mengumpulkan data tambahan. Itu dilakukan untuk menilik barang bukti di lokasi untuk menguatkan perkara yang sedang ditanganinya tersebut.

"Hari ini saya sengaja datang ke sini membawa penyidik yang menangani kasus ini. Karena kami ingin meyakinkan sekali lagi untuk melihat posisi-posisi barang bukti dan yang lainnya di lokasi (Jalan Gubeng) langsung," kata Luki, Kamis.

Sebagaimana diketahui, status kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng sudah ditingkatkan ke penyidikan. Luki mengaku sudah mengantongi barang bukti cukup lengkap, dikuatkan dengan pernyataan saksi di lokasi, saksi ahli, dan dokumen yang diperoleh.

Baca juga: Gelar Doa Bersama, Risma Harap Amblesnya Jalan Gubeng Jadi Bencana Terakhir

"Di dalam proses penyidikan ini kami sudah mendapatkan masukan-masukan dari saksi para ahli, dari berbagai latar belakang, begitu juga dokumen-dokumen dan dikuatkan lagi dengan barang bukti dan saksi-saksi," ujar Luki.

Meski demikian, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng. Luki menegaskan, untuk nama-nama calon tersangka, disebut sudah mengerucut kepada sejumlah pihak.

"Ada beberapa pihak, mulai dari perencana proyek hingga konsultan pengawas proyek," kata dia.

Luki mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Surabaya dalam proses recovery atau pemulihan Jalan Raya Gubeng.

Baca juga: Besok, 2 Lajur Sisi Timur Jalan Raya Gubeng yang Ambles Bisa Digunakan

Luki pun berharap, kasus amblesnya Jalan Gubeng yang ditangani Polda Jatim juga bisa selesai dengan cepat.

"Kita ingin semua berlangsung cepat. Mohon doanya, sehingga kasus ini berjalan cepat, seperti recovery (Jalan Gubeng) yang berjalan cepat," ujarnya.

Seperti diketahui, pasca amblesnya Jalan Raya Gubeng pada Selasa (18/12/2018) malam lalu, Pemkot Surabaya dan sejumlah pihak terkait bergerak cepat melakukan proses pemulihan jalan pada Kamis (20/12/2018) lalu.

Tiga hari kemudian, yakni Minggu (23/12/2018), proses pengurukan dan pemadatan tanah sudah rampung dan jalan yang ambles kembali tersambung.

Baca juga: Jalan Raya Gubeng Diaspal, Risma Sebut Proses Perbaikan Lebih Cepat dari Rencana

Sementara pada Rabu (26/12/2018), Jalan Raya Gubeng sudah selesai diaspal. Namun untuk pengoperasiannya, masih menunggu koordinasi lebih lanjut antara pemkot dan pihak kepolisian.

Proses recovery Jalan Raya Gubeng sudah memasuki hari ketujuh pada Kamis (27/12/2018). Ketika nantinya akses jalan kembali dibuka, semua utilitas dan fasilitas umum lainnya juga kembali bisa digunakan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Regional
Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Regional
Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Regional
Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Regional
Siasat UMKM Bertahan di Tengah Wabah, Pengrajin Eceng Gondok jadi Pembuat Masker

Siasat UMKM Bertahan di Tengah Wabah, Pengrajin Eceng Gondok jadi Pembuat Masker

Regional
Bulog Kalbar Distribusikan 1.393 Ton Beras untuk 463.000 Keluarga Miskin Terdampak Corona

Bulog Kalbar Distribusikan 1.393 Ton Beras untuk 463.000 Keluarga Miskin Terdampak Corona

Regional
Nekat Mandi di Laut Saat Hujan, Pelajar Tewas Disambar Petir di Sibolga

Nekat Mandi di Laut Saat Hujan, Pelajar Tewas Disambar Petir di Sibolga

Regional
Warga Simalungun Geger Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan

Warga Simalungun Geger Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan

Regional
Cegah Corona, PSK di Lokalisasi Gang Sadar Baturraden Bakal Dipulangkan

Cegah Corona, PSK di Lokalisasi Gang Sadar Baturraden Bakal Dipulangkan

Regional
Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Regional
Keluarga Tolak Upaya Evakuasi Pasien Diduga Positif Corona

Keluarga Tolak Upaya Evakuasi Pasien Diduga Positif Corona

Regional
Satu Pasien Positif Corona RSD dr Seobandi Jember Sembuh

Satu Pasien Positif Corona RSD dr Seobandi Jember Sembuh

Regional
Tak Mau Lockdown, Pemkab Bolaang Mongodow Hanya Batasi Akses Keluar Masuk Warga

Tak Mau Lockdown, Pemkab Bolaang Mongodow Hanya Batasi Akses Keluar Masuk Warga

Regional
Baru Bebas Berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Baru Bebas Berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Regional
Cerita Dewi, Produksi Masker Kain yang Separuh Keuntungannya untuk Membantu Relawan Covid-19

Cerita Dewi, Produksi Masker Kain yang Separuh Keuntungannya untuk Membantu Relawan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X