Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Kompas.com - 12/12/2018, 20:17 WIB
Marsinah (60) dan Iyen (48) merupakan dua warga yang terkena dampak reaktivasi jalur kereta Cibatu-Garut-Cikajang. KOMPAS.com/RENI SUSANTIMarsinah (60) dan Iyen (48) merupakan dua warga yang terkena dampak reaktivasi jalur kereta Cibatu-Garut-Cikajang.

BANDUNG, KOMPAS.com – Nenek Marsinah (60) termangu di Stasiun Cibatu, Garut. Di tangannya terdapat buku rekening BNI berisi uang Rp 10 juta.

Uang tersebut merupakan dana bongkar untuk rumahnya dalam program reaktivasi atau pengaktifan kembali jalur kereta Cibatu-Garut.

Sejak jalur itu ditutup pada 1982, ada oknum yang memperjualbelikan tanah PT KAI dengan murah. Warga kemudian membeli dan membangunnya. Salah satunya Nenek Marsinah.

Ia tinggal di rumah bilik bambu dan beralaskan pelur. Rumahnya berukuran 7 meter, terdiri dari 1 kamar, ruang tamu, dapur, dan toilet.

Baca juga: “Pak Ridwan Kamil, Kami Mohon, Bantu Kami Punya Jalan...”

Untuk kehidupan sehari-hari, nenek yang tinggal sebatang kara ini bekerja serabutan. Pendapatannya Rp 3.000-10.000 per hari.

Padamelan mah kumaha aya nu miwarang weh (kerjaan tergantung ada yang menyuruh,” ungkapnya seraya mengaku kerap menerima bantuan makanan dar tetangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nenek Marsinah tinggal seorang diri. Ia memiliki saudara yang tinggal di Bandung, namun kondisinya tak jauh berbeda dengan dirinya, tak memiliki rumah.

Kini dengan uang Rp 10 juta di tangan, ia bingung. Ia tidak tahu harus membeli tanah dan tinggal dimana.

Baca juga: Reaktivasi Jalur Kereta, Tahun Depan Tarif Garut-Jakarta Hanya Rp 26.000

Alhamdulillah dipasihan artos kadeudeuh da eta sanes tanah emak. Ngan ayeuna bingung milarian tanah. (Alhamdulillah dikasih uang kadeudeuh soalnya itu bukan tanah nenek. Tapi sekarang bingung nyari tanah (tempat tinggal),” ucapnya.

Namun tetangganya, Iyen Nuryeni mengatakan, warga Kampung Cibodas, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Garut, meminta Nenek Marsinah tinggal di Cibodas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.