KAI Daop 6 Yogyakarta Terjunkan Petugas Ronda Amankan Daerah Rawan

Kompas.com - 11/12/2018, 16:18 WIB
Manager Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (28/8/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIManager Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (28/8/2018).

SOLO, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia ( KAI) Daop 6 Yogyakarta menerjunkan petugas ronda di sejumlah daerah rawan bencana longsor dan banjir selama angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, ada puluhan petugas ronda yang disebar KAI Daop 6 Yogyakarta ke daerah rawan bencana.

Dengan diterjunkannya petugas ronda tersebut, pihaknya berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap perjalanan kereta api selama Nataru.

"Keberadaan petugas ronda ini sekaligus untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Sehingga perjalanan kereta api bisa berjalan lancar dan aman," ungkap Eko kepada Kompas.com, Selasa (11/12/2018).

Baca juga: Angkutan Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan 8 KA Tambahan

Eko mengatakan, pihaknya telah melakukan inspeksi terhadap jalur kereta di daerah rawan bencana. Pasalnya, jalur kereta api sepanjang Solo hingga Gundih rawan bencana longsor.

"Sudah disiapkan bronjong dan talud sebagai antisipasi apabila terjadi longsor di daerah itu," jelas dia.

Palang perlintasan KA

Selama angkutan Nataru, jelas Eko, pihaknya juga memprioritaskan pengamanan jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Ada 500-an perlintasan kereta api tersebar di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Dari jumlah itu, hampir separuh jalur perlintasan kereta belum ada palang pintunya.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 7 Tambah 10 Perjalanan KA

Sehingga untuk mengamankan jalur tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta turut menggandeng Pemda/Pemkot setempat untuk berpartisipasi dalam mengamankan jalur kereta api tanpa palang pintu tersebut.

"Masyarakat kita imbau berhati-hati saat menyeberang perlintasan tanpa palang pintu. Tengok kanan kiri sebelum menyeberang perlintasan tanpa palang pintu," bebernya.

Sebelumnya, Executive Vice President Balai Yasa Yogyakarta Hasyim Suwondo mengaku, memaksimalkan perawatan kereta lokomotif dan kereta genset untuk menghadapi masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Pasalnya, hingga saat ini masih ada 24 kereta genset dan 12 lokomotif kereta yang masih menjalani program perawatan.

"Kami targetkan program perawatan kereta genset dan kereta lokotif selesai sebelum Natal dan Tahun Baru. Sehingga, pada saat angkutan Natal dan Tahun Baru semuanya bisa beroperasi. Logistik perawatan juga masih tersedia dan cukup," kata dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Regional
Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Regional
Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X