Angkutan Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan 8 KA Tambahan

Kompas.com - 11/12/2018, 15:03 WIB
Sejumlah penumpang memadati Stasiun Solo Balapan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/6/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniSejumlah penumpang memadati Stasiun Solo Balapan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/6/2018).

SOLO, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia ( KAI) Daop 6 Yogyakarta menyiapkan delapan kereta api (KA) tambahan selama masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Jumlah tersebut meningkat dari sebelumnya yang hanya tujuh KA tambahan.

Demikian disampaikan Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto kepada Kompas.com di Solo, Jawa Tengah, Selasa (11/12/2018).

"Delapan kereta api tambahan kita siapkan untuk melayani masyarakat yang ingin menggunakan jasa KA selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)," kata Eko.

Adapun delapan KA tambahan tersebut antara lain, KA Taksaka pagi relasi Gambir-Yogyakarta, KA Taksaka pagi relasi Yogyakarta-Gambir, KA Taksaka malam relasi Gambir-Yogyakarta, KA Taksaka malam relasi Yogyakarta-Gambir, KA Lodaya relasi Bandung-Solo.

Baca juga: Jelang Natal-Tahun Baru, KAI Daop 8 Surabaya Siapkan Enam KA Tambahan

KA Lodaya relasi Solo-Bandung, KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabayagubeng, KA Sancaka relasi Surabayagubeng-Yogyakarta, KA Mataram Premium relasi Pasarsenen-Lempuyangan, dan KA Mataram Premium relasi Lempuyangan-Pasarsenen.

Lalu, KA Lodaya malam relasi Solo-Bandung, KA Lodaya malam relasi Bandung-Solo, KA Argo Lawu relasi Gambir-Solo, KA Argo Lawu relasi Solo-Gambir, KA Argo Dwipangga relasi Gambir-Solo dan KA Argo Dwipangga relasi Solo-Gambir.

"Masa angkutan Nataru ditetapkan 18 hari, dimulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019," katanya.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 7 Tambah 10 Perjalanan KA

Lebih jauh Eko mengatakan, bahwa tiket kereta api untuk angkutan Nataru 60 persen sudah terjual. Sisanya, 40 persen tiket diperkirakan juga akan segera terjual karena perayaan Nataru tinggal beberapa pekan.

"Bagi masyarakat yang sudah memiliki jadwal perjalanan kereta api segera saja untuk membeli tiket. Jangan beli tiket dadakan. Kan pembelian tiket bisa dilakukan dengan sistem online," imbuh dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Discreening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Discreening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Regional
Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Regional
Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Regional
Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Regional
Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Regional
Fakta Sembuhnya Pasien Corona di Solo, Gejala Selalu Kehausan dan Rutin Konsumsi Empon-empon

Fakta Sembuhnya Pasien Corona di Solo, Gejala Selalu Kehausan dan Rutin Konsumsi Empon-empon

Regional
Kepala Daerah Potong Gaji Bantu Warga Korban Wabah Corona, Siapa Saja?

Kepala Daerah Potong Gaji Bantu Warga Korban Wabah Corona, Siapa Saja?

Regional
Seorang Polisi di Medan Tembak Rekannya hingga Tewas, Motifnya Bercanda

Seorang Polisi di Medan Tembak Rekannya hingga Tewas, Motifnya Bercanda

Regional
Fakta Pasien Corona Pertama di Pamekasan, Usia 11 Tahun dan Hasil Tes Keluar Setelah 10 Hari Meninggal

Fakta Pasien Corona Pertama di Pamekasan, Usia 11 Tahun dan Hasil Tes Keluar Setelah 10 Hari Meninggal

Regional
'Kalian Pahlawan, Rela Bertaruh Nyawa Demi Selamatkan kami'

"Kalian Pahlawan, Rela Bertaruh Nyawa Demi Selamatkan kami"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X