Jelang Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 7 Tambah 10 Perjalanan KA

Kompas.com - 03/12/2018, 17:51 WIB
Pemudik turun di Stasiun Madiun menjelang lima hari sebelum lebaran. Mendekat Lebaran, jumlah pemudik yang memadati Daop 7 Madiun makin meningkat. KOMPAS.com/SupriyantoPemudik turun di Stasiun Madiun menjelang lima hari sebelum lebaran. Mendekat Lebaran, jumlah pemudik yang memadati Daop 7 Madiun makin meningkat.


MADIUN, KOMPAS.com — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, PT KAI Daop 7 Madiun menambah 10 perjalanan kereta api tambahan.

Tambahan kereta itu untuk melayani masyarakat yang ingin menggunakan jasa kereta api pada masa liburan akhir tahun 2018.

"PT KAI menyiapkan 42 perjalanan kereta api reguler serta 10 perjalanan KA tambahan untuk melayani masyarakat yang ingin menggunakan jasa kereta pada masa liburan akhir tahun," kata Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Senin ( 3/12/2018).

Ixfan menyebutkan, 10 kereta tambahan yakni Gajayana 7008 tujuan Gambir-Malang, Gajayana 7007 tujuan Malang-Gambir, Sancaka 7024 tujuan Yogyakarta-Surabaya Gubeng, Sancaka 7023 tujuan Subaya Gubeng-Yogyakarta, Brantas 7023 tujuan Pasarsenen-Blitar, Brantas 7030 tujuan Blitar-Pasarsenen, Pasundan 7036 tujuan Kiaracondong-Surabayagubeng, Pasundan 7035 tujuan Surabaya Gubeng-Kiaracondong, Matarmaja 7034 tujuan Pasarsenen-Malang dan Matarmaja 7033 tujuan Malang-Pasarsenen.

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang Kereta Api Diprediksi 5,3 Juta Orang

Tak hanya itu, kata Ixfan, PT KAI Daop 7 Madiun juga menyiapkan 9 unit lokomotif dan 3 unit lokomotif cadangan. Selain itu juga menyiapkan 62 unit kereta siap operasi dan 9 unit kereta cadangan.

Ia menambahkan, masa angkutan Natal dan Tahun Baru ditetapkan selama 18 hari mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Diprediksi, volume penumpang selama 18 hari masa angkutan Natal dan Tahun Baru naik 4 persen atau 269.650 penumpang dari tahun sebelumnya.

Bagi penumpang yang ingin mendapatkan tiket kereta api tambahan dapat membeli mulai pertengahan November 2018.

Sementara untuk ketersediaan tempat duduk, hingga 3 Desember 2018, jumlah tempat duduk di kereta api tambahan masih tersedia sebanyak 75 persen. Sedangkan kereta api reguler masih tersedia 61 persen tempat duduk. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Regional
Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Regional
Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Regional
Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X