Rumah Terendam, Korban Banjir di Bangka Barat Enggan Mengungsi

Kompas.com - 07/12/2018, 07:08 WIB
Luapan banjir merendam jembatan dan pemukiman di Bangka Barat.BPBD Kepulauan Bangka Belitung. Luapan banjir merendam jembatan dan pemukiman di Bangka Barat.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Otoritas penanggulangan bencana memastikan tidak ada gelombang pengungsian meskipun puluhan rumah terendam banjir di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.

Warga bertahan di rumah masing-masing setelah air di Kali Culong mulai surut.

"Tidak ada yang mengungsi. Baik itu di kawasan Kali Culong maupun Kampung Ulu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa kepada Kompas.com, Kamis (6/12/2018).

Dia menuturkan, warga di wilayah terdampak banjir tetap diminta siaga karena meskipun air mulai surut, hujan intensitas sedang serta gerimis masih mengguyur.


Baca juga: Puluhan Rumah dan Jembatan Terendam Banjir di Bangka Barat

Sebelumnya di dua kawasan tersebut luapan banjir merendam sedikitnya 40 rumah dan infrastruktur jembatan dengan ketinggian air 50 sentimeter sampai 1 meter.

Banjir berulang yang kerap terjadi di daerah Bangka Barat diduga membuat warga menjadi terbiasa untuk bertahan di rumah masing-masing.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkal Pinang memperkirakan wilayah Mentok Bangka Barat masih akan diguyur hujan dengan intensitas sedang. Selain itu ada bahaya petir dan angin kencang yang patut diwaspadai masyarakat.

Selain daerah Mentok, Bangka Barat, hujan ringan disertai angin kencang diprediksi masih melanda sebagian besar wilayah Kepulauan Bangka Belitung.



Terkini Lainnya

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Regional
Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Regional
Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Regional
Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Regional
Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Regional
Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Regional
22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

Regional
Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Regional
7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

Regional
Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Regional
Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Regional
Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Regional
Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Regional
 Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Regional
Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Regional

Close Ads X