Desainer Anne Avantie Jenguk Rahmat Hidayat, Difabel yang Jago Desain Busana (3)

Kompas.com - 28/11/2018, 17:22 WIB
Desainer ternama, Anne Avantie mengunjungi Rahmat Hidayat di Kampung Ciawitali RT 02 RW 06 Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/11/2018) kemarin.  KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Desainer ternama, Anne Avantie mengunjungi Rahmat Hidayat di Kampung Ciawitali RT 02 RW 06 Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/11/2018) kemarin.


BANDUNG, KOMPAS.com - Kepiawaian Rahmat Hidayat (25) dalam mendesain busana menarik perhatian desainer Kondang, Anne Avantie.

Anne sengaja datang ke rumah Rahmat di Kampung Ciawitali RT 02 RW 06 Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/11/2018) kemarin.

Anne mengatakan, dengan keterbatasan fisiknya, Rahmat dinilai cukup baik dalam mendesain aneka gaun, khususnya busana muslim.

"Gambar yang dibuat Rahmat lebih banyak ke busana muslim," ujar Anne.

Baca juga: Kisah Desainer Busana Difabel Rahmat Hidayat, Idolakan Ivan Gunawan dan Ingin Ketemu Jokowi (2)

Dalam kesempatan itu, Anne sempat mengajari Rahmat dalam teknik pewarnaan. Ia memberi saran agar Rahmat lebih berani dalam memainkan warna pada desainnya.

"Saya tadi mengembangkan teknik mengisi pewarnaan agar dia lebih berani dalam warna. Kami berkolaborasi berdua," tutur Anne.

Anne menjelaskan, bakat yang dimiliki Rahmat merupakan anugrah dari Sang Kuasa. Potensi yang dimilik Rahmat kian berkembang lantaran ia punya minat besar dalam dunia desain.

"Kalau melihat garisnya, dia menggambar karena dia punya instruksi yang datang dari hati yang kemudian dia respons. Banyak orang yang ada dorongan dari hatinya tapi tak direspons. Dia dapat dorongan, direspons, dan menggerakkan sebagai suatu hal yang berarti bagi dia dan bisa menghidupi dia dan keluarga," tuturnya.

Baca juga: Kisah Rahmat Hidayat, Difabel Asal Bandung Barat yang Jago Desain Busana (1)

"Ini memberikan satu keyakinan untuk dia lebih berarti dan berkembang. Tiap hari dia gambar, diunggah ke sosial media dan punya dampak positif. Buktinya saya ke sini tanpa rencana, kebetulan saya kemarin di Bandung," tambahnya.

Menurut Anne, potensi Rahmat perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah. Apalagi, karya Rahmat jadi salah satu sumber mata pencaharian keluarganya.

Anne pun berencana untuk memberi bantuan untuk Rahmat.

"Rahmat ini saya rasa sudah punya penghasilan di sini, saya mungkin nanti akan bicara dengan kades-nya atau pemda setempat untuk melihat lebih dalam lagi. Sebetulnya bakat ini kan aset, saya sayangkan kenapa dia enggak bersekolah, adik-adiknya enggak bersekolah dan ini masalahnya lebih pada kedekatan pemerintah dengan warganya. Kemudian memberikan pendampingan," ungkap Anne.

"Rencananya saya memang mau (bantu) membangun semangat dia, dia itu kepala rumah tangga, tulang punggung keluarga, gila banget ya dan menghidupi keluarganya dari jual ini (desain)," jelasnya. 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X