Ombudsman Temukan Data Baru Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM di KKN

Kompas.com - 23/11/2018, 19:43 WIB
Para mahasiswa saat membubuhkan tanda tangan di sebuah Baliho dalam aksi di Taman San Siro Fisipol UGM. KOMPAS.com / Wijaya KusumaPara mahasiswa saat membubuhkan tanda tangan di sebuah Baliho dalam aksi di Taman San Siro Fisipol UGM.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ombudsman RI perwakilan DIY terus menyelidiki dugaan maladministrasi dalam penanganan kasus dugaan pelecehan seksual di lokasi kuliah kerja nyata (KKN) UGM.

Ombudsman hari ini, Jumat (23/11/2018), meminta penjelasan dari koordinator tim investigasi lintas fakultas.

"Hari ini kita menghadirkan koordinator tim investigasi lintas fakultas," ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan DIY, Budhi Masthuri, Jumat (23/11/2018).

Budhi menyampaikan, dari koordinator tim investigasi lintas fakultas, pihaknya menggali tentang landasan hukum pembentukan tim, kewenangan tim, dan masa kerja serta proses investigasi yang dilakukan. Selain itu, digali pula tentang temuan dari tim investigasi.

"Kita gali pula sampai bagaimana tim memastikan rekomendasi dijalankan atau tidak," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM di KKN

Diakuinya, Ombudsman mendapat data baru soal dugaan penyimpangan prosedur dari penjelasan yang disampaikan koordinator tim investigasi lintas fakultas.

"Kalau selama ini kan diduga soal waktu, di mana proses penyelesaian yang berlarut. Dari penjelasan tadi, kita mendapatkan fakta baru tentang dugaan pelanggaran prosedur, tapi ini masih dugaan," tegasnya.

Menurutnya dugaan penyimpangan prosedur tersebut terkait proses bagaimana mahasiswa yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual itu bisa diwisuda. Selain itu, munculnya nama mahasiswa tersebut dalam daftar wisudawan.

"Proses bisa yudisium sampai terdaftar sebagai calon wisudawan, ini patut diduga tidak sesuai dengan prosedur yang semestinya berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi tim investigasi," bebernya.

Baca juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM Saat KKN: Viral lewat Balairungpress hingga Wisuda Ditunda

Budhi menuturkan, pihaknya sudah mengklarifikasi ke Fakultas Teknik dan mahasiswa yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual. Dia dipastikan tidak mengikuti wisuda pada Kamis (22/11/2018) kemarin.

"Kemarin Kamis kita mengonfirmasi, dan yang bersangkutan tidak ada dalam daftar wisuda kemarin karena sudah ditarik berkasnya," urainya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Regional
Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Regional
Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Regional
Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Regional
RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Regional
Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Regional
Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Regional
Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Regional
Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Densus 88 Geledah Rumah Mewah dan Kontrakan di Bandung

Densus 88 Geledah Rumah Mewah dan Kontrakan di Bandung

Regional
Cerita Siswa-siswi SD di Flores Pikul Air 5 Km Tiap Hari untuk Siram Toilet Sekolah

Cerita Siswa-siswi SD di Flores Pikul Air 5 Km Tiap Hari untuk Siram Toilet Sekolah

Regional
Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Regional
Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Regional
13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X