Wali Kota Bandung Oded Tunjuk Ema Sumarna Jadi Plh Sekda Kota Bandung

Kompas.com - 01/11/2018, 21:22 WIB
Oded M Danial usai rapat Pleno PAN di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Bandung, Sabtu (6/1/2018). TRIBUNJABAR.CO.ID/ISAL MAWARDIOded M Danial usai rapat Pleno PAN di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Bandung, Sabtu (6/1/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Masa tugas Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Evi Saleha berakhir per hari ini, Kamis (1/11/2018). Untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda tersebut, Wali Kota Bandung Oded M Danial menunjuk Ema Sumarna untuk melanjutkan jabatan Plh Sekda Kota Bandung menggantikan Evi Saleha.

“Masa jabatan Bu Evi sebagai Plh sudah habis. Nah, sekarang saya tunjuk Plh ke Pak Ema. Jadi Pak Ema sekarang jadi Plh,” kata Oded saat ditemui di Pendopo, Kota Bandung, Kamis malam.

Lebih lanjut Oded menjelaskan, belum dilantiknya Benny Bachtiar sebagai Sekda Kota Bandung definitif lantaran hingga saat ini dia masih ‘kekeuh’ untuk mengganti nama Benny Bachtiar yang telah disepakati oleh Gubernur Jawa Barat (jabar) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Sekda definitif.

Oded lebih memilih menjadi Ema Sumarna yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung sebagai Sekda Kota Bandung, bukannya Benny Bachtiar yang telah disepakati Gubernur dan Kemendagri.

Baca juga: Kemendagri Tetap Putuskan Benny Bachtiar Jadi Sekda Kota Bandung

Oded pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sesuai mandat Kementerian Dalam Negeri dalam proses penggantian nama tersebut.

“Dalam surat Kemendagri harus ada koordinasi dengan Gubernur. Kalau saudara wali kota mau ganti nama, maka koordinasi. Saya kan sudah melaksanakan amanat surat tersebut,” ucapnya.

Tanggapan Ridwan Kamil

Sementara itu, beberapa hari lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Balai Kota Bandung mengatakan hingga saat ini dirinya masih mencari solusi agar polemik Sekda Kota Bandung tidak berkepanjangan.

“Saya belum bisa berkomentar, masih saya komunikasikan dengan Pemkot Bandung. Dicari solusi terbaik. Ada prosedur-prosedur yang harus dilalui, ada hal-hal yang harus didiskusikan,” tuturnya.

Baca juga: Tolak Benny Bachtiar Jadi Sekda Kota Bandung, Oded Ajukan Ema Sumarna

Pria yang akrab disapa Emil ini membantah jika Gubernur Jawa Barat menjadi penentu siapa yang ditunjuk menjadi Sekda Kota Bandung.

“Keputusan bukan di Gubernur, tapi ada di Kementerian Dalam Negeri, saya hanya penyampai saja. Kalau kata Mendagri A saya sampaikan A, kalau kata Mendagri B saya sampaikan B,” jelasnya.

“Karena Gubernur adalah perwakilan pemerintah pusat. Jangan diasumsikan gimana Gubernur. Semua urusan pelantikan pejabat itu keputusan Mendagri,” sambungnya.

Emil pun membenarkan jika Wali Kota Bandung kembali mengirimkan surat ke Kemendagri meski surat sebelumnya yang meminta penggantian nama dari Benny Bachtiar ke Ema Sumarna telah dijawab dengan isi surat menyarankan agar Wali Kota Bandung melantik terlebih dahulu Benny Bachtiar sebagai Sekda.

“Ternyata ada surat lagi, ya saya sampaikan lagi ke Kemendagri untuk di jawab,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Regional
Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X