Tuntut Jadi ASN, Honorer K2 dan Pemkab Pamekasan Akan Temui Menpan RB

Kompas.com - 20/09/2018, 20:29 WIB
Pimpinan DPRD Pamekasan bersama Sekretaris Daerah dan BKD Pamekasan, menemui ratusan honorer K2 saat berunjuk rasa di depan kantor Bupati Pamekasan, Kamis (20/9/2018). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANPimpinan DPRD Pamekasan bersama Sekretaris Daerah dan BKD Pamekasan, menemui ratusan honorer K2 saat berunjuk rasa di depan kantor Bupati Pamekasan, Kamis (20/9/2018).

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Unjuk rasa ratusan tenaga honorer kategori dua (K2) Pemkab Pamekasan ke Bupati Pamekasan dan DPRD Pamekasan, Kamis (20/9/2018), menghasilkan tiga kesepakatan.

Kesepakatan itu diperoleh, setelah perwakilan tenaga honorer K2 bertemu dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Kepala BKD Pamekasan, Wakil Ketua DPRD Pamekasan dan Ketua Komisi I DPRD Pamekasan.

Suli Faris, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, membacakan tiga hasil kesepakatan di hadapan pengunjuk rasa.

Pertama, tahun 2019, semua Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak honorer, akan ditandatangani bupati.

Baca juga: Guru Honorer Mogok Mengajar, Kegiatan Belajar Mengajar Terganggu

 

Selama ini, SK honorer hanya ditandatangani kepala sekolah dan kepala dinas. Namun per 1 Januari 2019, SK akan ditandatangani Bupati Pamekasan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua, perwakilan honorer K2 bersama dengan perwakilan Pemkab Pamekasan dan DPRD Pamekasan, akan menyampaikan aspirasi langsung ke DPR RI dan Kemenpan RB serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Ke DPR RI, perwakilan akan menyampaikan aspirasi terkait dengan revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan mengakomodir honorer K2 diakui secara sah oleh negara dan segera diangkat menjadi ASN.

Ketiga, terkait tuntutan penghapusan Peraturan Menpan RB Nomor 36 dan 37 yang membatasi ruang dan kesempatan bagi honorer K2 untuk ikut seleksi PNS tahun ini, sebaiknya pihak-pihak yang berkepentingan, mengajukan peninjauan ulang ke Mahkamah Agung.

"Aspirasi ini secara bersama-sama akan disampaikan ke pemerintah pusat. Setelah aksi ini selesai, segala kebutuhan tentang administrasi, akan segera disusun dan dikirim agar kami semua bisa segera ke Jakarta," ungkap Suli Faris.

Baca juga: Sudah 25 Tahun Sakum Mengabdi Jadi Tenaga Honorer, Upahnya Rp 300.000 Sebulan

Tiga kesekapatan ini, disambut gembira ratusan honorer Pamekasan. Mereka yang sejak pagi berkumpul dan bolos ngantor, langsung membubarkan diri dengan tertib dan dikawal ratusan aparat polisi dan TNI. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X