Kompas.com - 14/09/2018, 14:17 WIB
Pemakaman korban pembunuhan di lokalisasi Sunan Kuning Semarang. Kompas.com/Slamet Priyatin Kompas.Com/Slamet PriyatinPemakaman korban pembunuhan di lokalisasi Sunan Kuning Semarang. Kompas.com/Slamet Priyatin

KENDAL,KOMPAS.com- Nuriah (50), ibunda Ayu Sinar Agustin, yang ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar wisma yang ada di lokalisasi Sunan Kuning Semarang, tidak mengetahui kalau anaknya bekerja sebagai pemandu karaoke.

Warga desa Jambearum Patebon Kendal Jawa Tengah itu, tahunya anak perempuannya terebut bekerja di pabrik garmen Semarang.

“Saya tidak mempunyai firasat apa-apa terhadap kematian anak saya. Sebelum meninggal, ia hanya meminta kado ulang tahun. Ia akan ulang tahun Selasa besok,” kata Nuriah sedih, Jumat (14/09).

Nuriah mengaku tidak tahu kalau putrinya meninggal dunia. Ia heran ketika beberapa tetangganya datang untuk menyambut jenazah korban.

“Saya tanya pada anak saya Agustina dan ia menjawab kalau Agustin telah meninggal dunia. Saya langsung lemas,” jelasnya.

Baca juga: 4 Fakta Kasus Pembunuhan Karyawati Bank, Saksi Kunci hingga Kronologi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Agustina, saudara kembar korban mengaku Agustin menjalin komunikasi dengannya sehari sebelum saudaranya itu ditemukan meninggal.

Bahkan, Agustin sempat mengatakan kalau akan pulang dan membelikan casing ponsel.

"Dia tidak bicara tentang masalah lain, apalagi dengan cowok" tambahnya.

Sebelumnya, Ayu Sinar Agustin, seorang pemandu karaoke di lokalisasi Sunan Kuning (SK) Semarang, ditemukan meninggal dunia di kamar wismanya, Kamis (13/09). Korban ditemukan dengan posisi terlentang dan badannya berbau aroma solar.

Korban, yang sudah tidak mempunyai suami ini, meninggalkan seorang anak perempuan berusia 10 bulan, berinisial CP.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X