Geledah Rusunawa Uncen Papua, Polisi Amankan 39 Motor Hasil Curian

Kompas.com - 04/09/2018, 07:45 WIB
Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R Urbinas memantau sepeda motor yang disita dari Rusunawa Uncen, Senin (3/9/2018). KOMPAS.com/JHON ROY PURBA Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R Urbinas memantau sepeda motor yang disita dari Rusunawa Uncen, Senin (3/9/2018).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Tim Gabungan Polri dan TNI di Papua melakukan penggeledahan terhadap enam rumah susun sederhana (Rusunawa) milik Universitas Cendrawasih ( Uncen) di Perumnas III Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Senin (3/9/2018).

Dari enam Rusunawa itu, aparat kepolisian menemukan 39 unit sepeda motor yang diduga hasil curian. Hal itu terlihat, ketika aparat kepolisian membawa semua sepeda motor yang diamankan, pemiliknya tidak terima atau komplain.

Tak tanggung-tanggung, aparat kepolisian dibantu Kodim 1701/Jayapura, kali ini menerjunkan 350 personil pada saat berlangsungnya penggeledahan.

Selama ini memang rusunawa kerap dijadikan tempat penyimpanan sepeda motor hasil curian, apalagi penggeledahan ini bukan kali pertama dilakukan polisi.

Baca juga: Penjabat Gubernur Papua Kesal Ospek di Uncen Gunakan Atribut Papua Merdeka

“Penggeledahan ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka AA sendikat pencurian motor dan juga pelaku pembunuhan yang terjadi beberapa waktu lalu,” ungkap Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas, usai melakukan penggeledahan.

Gustav menjelaskan, sebanyak 39 sepeda motor yang diamankan, sudah ada 8 unit yang diduga kuat hasil curian, hal itu terungkap dari data laporan polisi tentang pencurian sepeda motor.

“Ada seorang pria berinisial AM kami amankan, diduga sebagai penadah hasil curian motor. Dari pengakuannya, sepeda motor Honda Beat yang dimilikinya, dibeli dari seseorang yang tinggal di Rusunawa dengan harga Rp 2 juta,” tuturnya.

Gustav mengakui, saat dilakukan penggeledahan sempat terjadi perdebatan, namun penggeledahan tetap berjalan setelah pihaknya melakukan pendekatan secara humanis dan kooperatif.

Baca juga: Ratusan Anggota Komite Nasional Papua Barat Berdemo di Gerbang Kampus Uncen

Sebatas diketahui, pada bulan Maret 2018 lalu, tim gabungan Polri dan TNI juga penggeledahan terhadap Rusunawa Uncen.

Hal itu dilakukan berkat laporan warga yang mencurigai sepeda motornya yang hilang dibawa ke Rusunaawa. Dari penggeledahan pada Maret itu terdapat 36 unit sepeda motor berhasil diamankan polisi.

Kompas TV Polres Ciamis telah mengerahkan polisi bersenjata lengkap untuk menangkap para tahanan.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X