Dengan 200 Buku, Inayati Berharap Anak-anak Desanya Minimal Lulus SMU

Kompas.com - 31/07/2018, 06:50 WIB
Suasana Taman Baca Luru Ilmu di ‎RT 2 RW 8 Dusun Kedokan, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa tengah, Senin (30/7/2018) sore. KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOSuasana Taman Baca Luru Ilmu di ‎RT 2 RW 8 Dusun Kedokan, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa tengah, Senin (30/7/2018) sore.

"Saya dulu sering bermain-main sepulang sekolah karena memang tak ada fasilitas membaca. Sejak setahun ini setelah rajin membaca disini saya masuk rangking lima besar. Sangat membantu," kata Rasya Dwi Setyadi (11), siswa kelas 6 SDN 2 Ngombak.

Begitu juga dengan M Taufik Darmawan (14), siswa SMP. Taufik semenjak SD nilainya jeblok karena sering bermain layangan. Kini ia mengaku jika prestasinya terus meningkat setelah rajin membaca. 

"Alhamdulilah saya masuk rangking 10 besar di sekolah. Kebetulan buku yang saya baca disini berhubungan dengan mata pelajaran di sekolah. Kalau masih belum puas baca, saya bawa pulang dengan meminta izin. Ternyata membaca itu asyik," kata Taufik.

Empati rata-rata lulus SMP

Penggagas Taman Baca Luru Ilmu, Inayati (50), warga Desa Ngombak, menyampaikan, langkah kecil yang ia upayakan dengan menyediakan sarana baca bagi anak-anak di desanya karena didorong perasaan empati. 

Inayati prihatin dengan perkembangan kondisi sosial di kampung halamannya yang tak kunjung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hasil risetnya, akibat minimnya bekal pengetahuan, mayoritas para generasi muda pasrah mengikuti status orangtuanya yang tak ingin menuntaskan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

"Sejak 2002 selulus kuliah saya bekerja jadi guru di Malaysia dan kemudian bekerja di kantor otoritas Brunai. Sepulangnya tahun 2007, kondisi desa masih sama tak ada perubahan. Rata-rata lulusan SMP, kerja kuli bangunan atau petani mengikuti orangtuanya. Saya sedih karena di negara saya bekerja dulu, pendidikan itu lebih diutamakan," kata Inayati, mantan relawan Plan International Pendamping Desa Ngombak (2007-2016).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Nursyda Berjalan Kaki Sejauh 60 Km agar Banyak Orang Bisa Membaca (1)

Inayati meyakini faedah positif dari kebiasaan membaca dan memahami buku akan merubah pola pikir seseorang menjadi lebih berkembang. Ibu satu anak itu pun kemudian berangan-angan untuk mewujudkan perpustakaan.

Karena keterbatasan dana, Inayati kemudian menggandeng Surahman (51) untuk merealisasikan Taman Baca Luru Ilmu. Surahman yang juga tokoh masyarakat setempat itu mengamini dengan mempersilahkan sebagian Mushala miliknya dijadikan pusat belajar.

"Dengan pengetahuan yang luas, seseorang akan lebih berfikir realistis. Karenanya saya menyasar anak-anak calon generasi muda agar lebih gemar membaca. Saya memilih Dusun Kedokan karena lokasinya yang paling terpencil," kata Inayati.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.