Basarnas: Aditya, Bayi 1 Tahun Korban KM Lestari Maju, Masih Dicari

Kompas.com - 05/07/2018, 20:26 WIB
Tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas melakukan pencarian korban KMP Lestari Maju yang tenggelam di sekitar lokasi tenggelamnya kapal di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/7/2018). KM Lestari Maju yang membawa penumpang 189 orang yang berangkat dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kabupaten Kepulauan Selayar tenggelam dan mengakibatkan 35 orang meninggal dunia, 155 orang selamat dan satu orang masih dalam pencarian.ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE Tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas melakukan pencarian korban KMP Lestari Maju yang tenggelam di sekitar lokasi tenggelamnya kapal di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/7/2018). KM Lestari Maju yang membawa penumpang 189 orang yang berangkat dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kabupaten Kepulauan Selayar tenggelam dan mengakibatkan 35 orang meninggal dunia, 155 orang selamat dan satu orang masih dalam pencarian.

MAKASSAR, KOMPAS.comBasarnas memberikan informasi terkini dari proses evakuasi korban kapal feri KM Lestari Maju yang dikandaskan sebelum tenggelam di Perairan Selayar pada hari ketiga pencarian.

Menurut catatan Basarnas, tercatat jumlah korban hidup dan meninggal sebanyak 190 orang.

Namun diketahui satu korban yang dicari bernama Aditya (1 tahun) belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

Hal itu ditegaskan oleh Humas Basarnas Makassar Hamsidar ketika dikonfirmasi, Kamis (5/7/2018) malam.


Baca juga: Ibu Hamil dan Anak Balitanya yang Berbagi Pelampung Saat Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas

Hamsidar merinci, dari data posko SAR sebanyak 34 korban meninggal. Sebanyak 155 orang korban selamat dan seorang korban yang masih dalam pencarian.

“Cuaca saat ini di daerah Kabupaten Kepulauan Selayar bersahabat. Namun, proses pencarian kami akan lanjutkan besok, Jumat (6/7/2018),” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa kapal feri KM Lestari Maju sengaja dikandaskan dan bukan tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018).

Baca juga: Uang Rp 30 Miliar yang Tenggelam Bersama Kapal Feri Ditemukan Utuh Tanpa Kerusakan

"Laporan yang disampaikan dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bulukumba disebutkan bahwa kapal tersebut kemasukan air karena cuaca buruk dan oleh nakhoda kapal sengaja dikandaskan agar tidak tenggelam dan memudahkan evakuasi para penumpangnya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H Purnomo dalam siaran pers, Selasa.

KM Lestari Maju sebelumnya dikabarkan tenggelam di perairan Selayar pada sekitar pukul 14.30 Wita.

Agus menjelaskan, kapal berpenumpang 139 orang yang dinakhodai oleh Agus Susanto itu sedang menuju Pelabuhan Pamatata dan dikandaskan sekitar 300 meter dari Pantai Pabadilang, Selayar.

Baca juga: Viral, Foto Ibu Hamil dan Balitanya Berbagi Pelampung dalam Tragedi Kapal di Selayar



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Dishub Temukan Kendaraan Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan

Dishub Temukan Kendaraan Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan

Regional
Buaya Sepanjang Dua Meter Hantui Nelayan di Cilacap dan Nusakambangan

Buaya Sepanjang Dua Meter Hantui Nelayan di Cilacap dan Nusakambangan

Regional
Hoaks, Danramil Sungai Kakap Tertembak dalam Pengamanan Ricuh di Pontianak

Hoaks, Danramil Sungai Kakap Tertembak dalam Pengamanan Ricuh di Pontianak

Regional
Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Regional
Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional
5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

Regional
Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Regional

Close Ads X