Kompas.com - 14/06/2018, 22:55 WIB
Pengunjung Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo tengah memperhatikan tingkah laku satwa Beruang Madu yang tengah bermain dalam kandangnya. KOMPAS.com/AGIEPERMADIPengunjung Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo tengah memperhatikan tingkah laku satwa Beruang Madu yang tengah bermain dalam kandangnya.

BANDUNG, KOMPAS.com - Juru Bicara Bandung Zoo Sulhan Safi'i memprediksi bakal ada peningkatan pengunjung yang berwisata ke Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo di Jalan Taman Sari, Kota Bandung, pada libur Idul Fitri 1439 H, besok, Jumat (15/6/2018).

"Jika tahun lalu pengunjung Bandung Zoo sekitar 108.000 pengunjung, kita estimasikan pengunjung pada libur Idul Fitri 1493 H ini naik hingga mencapai 120.000 pengunjung," kata Sulhan ditemui di Bandung Zoo, Kamis (14/6/2018).

Baca juga: Libur Lebaran, Bandung Zoo Sudah Renovasi Kandang dan Tambah Fasilitas

Untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan yang datang, Bandung Zoo telah mempersiapkan tambahan sumber daya manusia, yakni sekuriti, pekerja harian, hingga melibatkan anggota pramuka, anggota Babinsa dan Koramil.

"Kita siapkan pekerja harian 14 orang yang akan disebar di beberapa titik lokasi bandung zoo,"katanya.

Para pekerja harian ini akan ditempatkan di pintu masuk sebagai penunjuk arah, mengawasi satwa-satwa, di arena perahu, dan penempatan di tempat satwa tunggang seperti gajah.

"Satwa tunggang itu maksimal 150 orang perhari, tidak boleh lebih," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Hindari Kawin Sedarah, Rusa Bandung Zoo Ditukar dengan Rusa Solo Zoo

Sementara untuk kantong-kantong parkir, Bandung Zoo juga telah berkoordinasi dengan pihak Sasana Budaya Ganesha (Sabuga).

"Kalau parkir kita kerjasama dengan Sabuga," jelasnya.

Sebelumnya sempat terjadi peristiwa adanya pelemparan rokok yang dilakukan pengunjung ke dalam kandang satwa koleksi Bandung Zoo.

Baca juga: Pasca Orangutan Dilempari Rokok, Kapolda Sarankan Kebun Binatang Bandung Pasang CCTV

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya telah memperbaiki papan peringatan tersebut yang dibuat lebih besar agar terlihat oleh pengunjung Bandung Zoo.

"Papan larangan sudah dibuah lebih besar, sesuai dengan permintaan polisi, kita juga menempatkan tenda satpam koordinasi sekuriti d kandang Ozon (orangutan), pantau bareng sama keepernya," pungkasnya.

Kompas TV Pihak pengelola kebun binatang memastikan akan memperketat pengawasan terhadap satwa dan para pengunjung.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.