Khofifah: Apa yang Sudah Dilakukan Gus Ipul Selama 9 Tahun Jadi Wagub?

Kompas.com - 11/04/2018, 06:25 WIB
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan nomor urut dua Saifullah Yusuf (kanan) bersalaman saat Debat Publik I Pilgub Jatim di Gedung Dyandra Convetion Center, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/4/2018). Debat publik pertama tersebut menekankan soal pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, keagamaan, budaya, kemasyarakatan, ideologi, HAM, kebangsaan, kepemudaan dan keperempuanan. ANTARA FOTO/Zabur KaruruCalon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan nomor urut dua Saifullah Yusuf (kanan) bersalaman saat Debat Publik I Pilgub Jatim di Gedung Dyandra Convetion Center, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/4/2018). Debat publik pertama tersebut menekankan soal pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, keagamaan, budaya, kemasyarakatan, ideologi, HAM, kebangsaan, kepemudaan dan keperempuanan.

SURABAYA, KOMPAS.com - Calon gubernur Khofifah Indar Parawansa menyindir kinerja Saifullah Yusuf, wakil gubernur non-aktif Jawa Timur yang merupakan calon petahana, dalam sesi Debat Publik Perdana Pilgub Jawa Timur 2018 di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/4/2018) malam.

Dalam sesi 4 menit ini, Khofifah dan Saifullah berdebat head to head setelah Emil Dardak berhadapan dengan Puti Soekarnoputri.

Awalnya, pembawa acara memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada Khofifah untuk melemparkan pertanyaan terlebih dahulu.

Khofifah, calon gubernur nomor urut 1, pun menyinggung ketimpangan kemiskinan yang tinggi antara kota dan desa di Jawa Timur kepada Gus Ipul.

Menurut dia, sebagai provinsi yang dikategorikan berprestasi, tak seharusnya Jawa Timur masih memiliki ketimpangan kemiskinan yang tinggi antara kota dan desa.

Khofifah menyebutkan, angka kemiskinan di perdesaan yang mencapai 15,58 persen jauh lebih tinggi daripada kota sebesar 7,8 persen.

"Jawa Timur pertumbuhan ekonominya di atas rata-rata nasional, ekspornya tertinggi dari seluruh provinsi, penerimaan dari migas kedua tertinggi setelah Riau. Dari pertumbuhan tinggi, ada PR. Jantung republik ini ada di Jatim, ketimpangan kemiskinan tidak boleh tidak cepat diatasi. Angka kemiskinan di Jawa Timur menggelembung di perdesaan. Apa yang sebetulnya telah dilakukan Gus Ipul selama jadi wagub 9 tahun sehingga ketimpangan itu bisa diatasi?" ungkap Khofifah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga : Khofifah Sindir Gus Ipul, Jatim Berprestasi tetapi Kemiskinan Tinggi)

Gus Ipul yang berada di depannya langsung menjawabnya dengan memaparkan keberhasilan Jawa Timur, di bawah pimpinan Soekarwo sebagai gubernur dan dirinya sebagai wakil gubernur, menurunkan angka kemiskinan.

"Ini pertanyaan sudah sering kami dengar. Saat saya dan Pak Gubernur dilantik tahun 2009, angka kemiskinan 16,9 persen, turun, baru tahun 2014 turunnya sedikit melambat, sekarang tinggal 11,2 persen. Memang ini masih lebih tinggi dari rata-rata nasional," tutur Gus Ipul.

Gus Ipul menyatakan bahwa penurunan angka kemiskinan melambat karena sudah masuk ke area kerak kemiskinan. Dia juga mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi tidak merata dan akan menjadi pekerjaan rumah bagi gubernur dan wakil gubernur baru ke depannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.