Tak Diperhatikan Pemda, Warga Sidengen Magelang Tutup Jalan Usai Diperbaiki

Kompas.com - 04/11/2017, 09:00 WIB
Jalan yang diblokir warga usai diperbaiki secara swadaya di wilayah Sidengen, Ngadiharjo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (4/11/2017). KOMPASCOM/Anggita MuslimahJalan yang diblokir warga usai diperbaiki secara swadaya di wilayah Sidengen, Ngadiharjo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (4/11/2017).
|
EditorAprillia Ika

MAGELANG, KOMPAS.com - Warga masyarakat memblokir salah satu bagian jalan yang baru saja diperbaiki di wilayah Sidengen, Ngadiharjo, Borobudur, Kabupaten Magelang. Jalan ini menghubungkan jalan dari arah Kulon Progo ke Borobudur.

Saat Kompas.com ingin melintas jalan tersebut, pada Sabtu (4/11/2017) sekitar pukul 7.30 WIB, jalan tersebut tidak dapat dilintasi.

Jalan yang baru saja dibangun nampaknya usai dibuat gorong-gorong yang dapat dialiri air. Pemblokiran tersebut dilakukan dengan menyimpan alat cor semen yang sudah terikat dengan besi di tengah jalan. Selain itu juga terdapat batu-batu, ranting dan pasir.

Akibat pemblokiran jalan, beberapa kendaraan roda empat seperti mobil pribadi, jeep, dan truk tidak dapat melintasi jalan tersebut. Baik yang mengarah ke Borobudur maupun ke arah Kulon Progo. Bahkan jika harus mencari jalan alternatif jalan, jaraknya cukup jauh.

(Baca: Tagih Kompensasi Longsor Proyek Tol Salatiga, Warga Kembali Blokir Jalan)

Seperti halnya yang dirasakan oleh penumpang yang ada di dalam truk, Dian (22). Dia bersama sopir truk telah berada di tempat tersebut sejak pukul 01.00 WIB.

"Saya mau ke Ngadiharjo, sampe sini udah ditutup, nggak boleh dibuka sama warga. Sempat cari jalan lain, muter-muter nggak ketemu. Malah kehabisan bensin, makanya beli eceran balik ke sini lagi san tidur di mushala," kata Dian saat ditemui di Sidengen, Ngadiharjo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu.

Sementara itu, salah satu warga Sidengan yang tak mau disebutkan namanya mengatakan jalan tersebut baru dibangun dua hari, dan masih dalam kondisi basah.

"Baru dua hari dibenerin. Warga yang nutup (jalan), kalau mau dibuka repot. Jalan ini rusak, ini yang benerin dari swadaya warga," kata dia.

Kepala Desa Ngadiharjo, Wahyu Sariyanto membenarkan bahwa jalan tersebut adalah hasil swadaya warga sekitar. Sebab, warga sudah memberikan laporan untuk segera perbaiki jalan. Namun, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Magelang hanya janji untuk perbaiki.

"Kita laporan sudah, sudah janji tapi nggak dibangun-bangun. Akhirnya warga yang bangun sendiri, nggak ada intruksi dari desa. Ini sebetulnya jalan kabupaten," kata Wahyu.

Hingga pukul 08.00 WIB, jalan yang baru diperbaiki tak kunjung dibuka. Kendaraan roda empat pun tetap tidak dapat melintas. Hanya saja kendaraan roda dua bisa melewati jalan setapak yang ada disamping jalan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X