UMP Kepulauan Riau 2018 Ditetapkan Rp 2,5 Juta - Kompas.com

UMP Kepulauan Riau 2018 Ditetapkan Rp 2,5 Juta

Kompas.com - 03/11/2017, 10:56 WIB
ilustrasi gajiThinkstockphotos.com ilustrasi gaji

BATAM, KOMPAS.com - Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepulauan Riau (Kepri) mengalami kenaikan sekitar 8,71 persen dibandingkan dengan besaran tahun 2017 lalu.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kepri, Togar Napitupulu, Jumat (3/11/2017).

Menurut Tagor, kenaikan ini sesuai dengan kesepakatan Dewan Pengupahan Provinsi Kepri, yang menyepakati besaran UMP Kepri 2018 sebesar Rp 2.563.000 atau naik sekitar 8,71 persen dari UMP tahun lalu, sebesar Rp 2.358.454.

"Kenaikannya 8,71 persen dari angka tahun lalu, dan pembahasan UMP 2018 Kepri ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan," katanya.

Lanjut Tagor, angka Rp 2.563.000 ini sudah sesuai dengan kebutuhan hidup layak di Kepri. Sebab, penetapan UMP tersebut dibahas menggunakan metode atau formula penghitungan upah minimum.

Metodenya adalah melihat upah minimum tahun berjalan, menghitung inflasi yang dihitung dari periode September tahun berjalan, serta melihat dan menyesuaikan dengan pertumbuhan produk domestik bruto.

"Yang dihitung dari pertumbuhan produk domestik bruto yang mencakup di periode kuartal I dan II tahun berjalan sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan pihak lainnya," kata Tagor menjelaskan.

Baca juga : SPSI Ancam Somasi Pemerintah Provinsi Papua soal UMP Rp 2,89 Juta

Kompas TV Besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2018 naik sebesar 8,71 persen.


EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Tangerang adalah Kakak Beradik

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Tangerang adalah Kakak Beradik

Megapolitan
Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Nasional
Istri Sopir Taksi 'Online' Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Istri Sopir Taksi "Online" Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Regional

Close Ads X