Kompas.com - 03/10/2017, 08:18 WIB
|
EditorCaroline Damanik

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Singkawang, sebuah kota kecil di Kalimantan Barat, juga punya corak batik yang menjadi ciri khas.

Namanya Batik Tidayu. Nama itu merupakan singkatan dari Tionghoa, Dayak dan Melayu. Ya, ketiganya adalah tiga etnis mayoritas di Kota Singkawang yang hidup berdampingan dengan suku lainnya.

Batik Tidayu mulai dipopulerkan sejak sepuluh tahun lalu. Ide dan gagasan batik ini sendiri berawal dari sayembara desain yang digagas oleh Elisabeth Majuyetty, istri Hasan Karman, mantan Wali Kota Singkawang periode 2007-2012.

Hasilnya, ada enam corak batik yang saat ini bisa diperoleh hanya di galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Singkawang yang terletak di Jalan Gusti Sulung Lelanang ini.

Batik Tidayu di Galeri Dekranasda Kota Singkawang, Kalimantan Barat (2/10/2017)Dok. Galeri Dekranasda Singkawang Batik Tidayu di Galeri Dekranasda Kota Singkawang, Kalimantan Barat (2/10/2017)
Sejak wilayah Kabupaten Sambas dimekarkan menjadi tiga wilayah pada akhir tahun 90-an, Singkawang seolah kehilangan identitas. Pemekaran itu di antaranya Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang.

Staf Dekranasda Kota Singkawang, Uchie Marchan mengungkapkan, Batik Tidayu berawal dari kenyataan bahwa tidak ada suvenir khas Singkawang yang bisa dibawa pulang oleh para wisatawan yang datang berkunjung. Maka, muncullah ide mengadakan sayembara motif batik.

"Melihat dari kota yang kaya akan suku dan budaya, maka muncullah ide Batik Tidayu yang merupakan singkatan dari Tionghoa, Dayak dan Melayu," ungkap Uchie ketika ditemui, Senin (2/10/2017).

Uchie menambahkan, desain motif Tidayu sendiri terdiri dari pengembangan berbagai motif yang mewakili masing-masing kebudayaan yang ada di Kota Singkawang.

"Sehingga Batik Tidayu memiliki corak yang sangat unik dan penuh warna," ujar Uchie.

Saat ini terdapat enam corak Batik Tidayu yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri, yaitu Lembayung, Beuntai, Lampion, Rimba, Harmoni dan Bangau. Setiap corak terdiri dari tiga unsur yang mewakili masing-masing etnis yang ada dan dicetak beraneka pilihan warna.

Misalnya pada corak batik Rimba, terdapat motif pucuk rebung ciri khas Melayu Sambas yang digambarkan sebagai hutan rimba, di atasnya terdapat burung Hong dalam mitologi China dan burung Enggang yang identik dengan masyarakat Dayak.

Lalu pada motif Harmoni, detail oriental kotak persegi di antara sisi dihias dengan motif pucuk rebung Melayu di bagian tengah dan diikat dengan motif Dayak. Sesuai namanya, motif ini melambangkan keharmonisan suku dan budaya yang ada di Kota Singkawang.

"Saat ini salah satu oleh-oleh yang paling diminati setiap wisatawan yang berkunjung ke Galeri Dekranasda ini ya batik Tidayu itu," pungkas Uchie.

 

 

Kompas TV Kemeriahan hari batik nasional sudah terasa sejak hari Minggu (1/10) kemarin dalam Karnaval Batik Indonesia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.