Awal September, Partai Golkar Tentukan Kandidat Pilkada NTT

Kompas.com - 31/08/2017, 22:20 WIB
Mantan Ketua DPD I Golkar NTT Ibrahim Agustinus Medah (kanan) Ketua Harian DPD I Golkar NTT Mohammad Ansor (kiri), saat memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereMantan Ketua DPD I Golkar NTT Ibrahim Agustinus Medah (kanan) Ketua Harian DPD I Golkar NTT Mohammad Ansor (kiri), saat memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu
|
EditorErlangga Djumena

KUPANG, KOMPAS.com - Ketua Harian DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) Mohammad Ansor mengatakan, penentuan calon gubernur NTT dari partai berlambang pohon beringin itu akan ditentukan pada Senin (4/9/2017) pekan depan.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sebut Ansor, akan menggelar rapat tim pilkada pusat, dengan mengundang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar NTT. Rapat ini untuk menentukan calon gubernur dan wakil gubernur NTT dan 10 calon bupati dan wakil bupati, yang akan mengikuti pilkada serentak pada 2018 mendatang.

"Dalam rapat tim pilkada pada Senin (4/9/2017) nanti, baru akan dipaparkan hasil survei oleh LSI Deny JA," kata Ansor kepada Kompas.com, Kamis (31/8/2017) malam.

"Selanjutnya DPP akan mengkaji dan menetapkan pasangan calon dengan mempertimbangkan koalisi dan dukungan masyarakat melalui survei itu," sambung Ansor yang juga Anggota DPRD Provinsi NTT.

Baca juga: Jika Jadi Gubernur NTT, Megawati Ingin Lakukan Penghijauan

Terkait pengunduran Ketua DPD I Golkar NTT Ibrahim Agustinus Medah, dia menyebutkan, Partai Golkar NTT telah menerima surat pengunduran diri tersebut siang tadi.

"Atas nama Partai Golkar, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang diberikan pak Medah selama ini. Partai Golkar tentunya menghargai keputusan beliau, karena sebagai politisi yang sudah berpengalaman tentunya beliau memiliki perhitungan politik terkait Pilkada NTT 2018," ucapnya.

Partai Golkar NTT saat ini lanjut Ansor, dalam kondisi yang solid dan kompak, baik di internal jajaran pengurus DPD I NTT maupun 22 DPD II kabupaten dan kota se-NTT, sampai pada tingkat kecamatan dan Desa serta Kelurahan.

Tentang pengganti Medah sebagai Ketua DPD I NTT dia mengatakan, sesuai dengan mekanisme organisasi, maka kewenangan itu berada di tingkat DPP untuk menentukan pelaksana tugas.

"Kami DPD I NTT telah menyampaikan laporan ke DPP dan menanti arahan dan petunjuk lebih lanjut dari DPP," katanya.

Baca juga: Gagal Nyagub dari Golkar, Ketua DPD Golkar NTT Mengundurkan Diri

Kompas TV Pidato Viktor Laiskodat di Kupang, NTT, pada 1 Agustus 2017 menjadi dasar PKS untuk melaporkan politisi Nasdem ini ke polisi.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa 'Nyambi' Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa "Nyambi" Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X