5 Berita Populer Nusantara: Tragedi Bus Rosalia Indah, Tarif Kamar Obama di Ubud, hingga Keluarga Keraton Solo Berdamai

Kompas.com - 25/06/2017, 08:45 WIB
Barack Obama saat mengunjungi Agung Rai Museum Art (Arma) di Desa Pengosekan, Ubud, Gianyar, Bali ISTBarack Obama saat mengunjungi Agung Rai Museum Art (Arma) di Desa Pengosekan, Ubud, Gianyar, Bali
|
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Tragedi terjadi di Dukuh Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/6/2017) pagi. Warga dikejutkan dengan suara dentuman yang diikuti rintihan minta tolong saat mereka sedang melakukan sahur terakhir selama Bulan Ramadhan.

Ternyata, Bus Rosalia Indah sudah berada di dasar jurang. Empat penumpang tewas dalam kecelakaan tersebut dan puluhan orang luka-luka.

Di Bali, mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama tengah menikmati waktu liburannya dengan keluarga. Obama disebutkan menginap di Royal Villa bertarif Rp 95 juta per malam.

Dia juga pergi ke Agung Rai Museum of Art lalu juga mampir ke Pura Dalem yang tak jauh dari museum untuk berdoa bagi perdamaian dunia.


Sementara itu, kabar gembira datang dari Solo, Jawa Tengah. Setelah terlibat dalam konflik selama 13 tahun, keluarga Keraton Surakarta bersepakat damai menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Berikut ini 5 berita terpopuler dari seantero Nusantara sepanjang hari kemarin yang tak boleh Anda lewatkan:

1. Bus Rosalia Indah Terjun ke Jurang, Warga Dengar Dentuman dan Rintihan Minta Tolong

NTMC Kecelakaan Bus Rosalian Indah telah emat korban jiwa.
Suara dentuman keras mengejutkan warga Dukuh Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/6/2017) pagi pukul 03.00 WIB. Sontak, aktivitas sahur pun terhenti.

Warga berbondong-bondong keluar rumah untuk mencari sumber suara tersebut. Salah satu warga Desa Tlahab Lor, Hartono, mengatakan, dirinya dan beberapa warga yang lain terkejut.

Pasalnya, selepas dentuman itu, sayup-sayup terdengar rintihan dan seruan orang meminta tolong dari dasar jurang di sepanjang ruas jalan raya Bayeman.

Suasana gelap gulita, warga yang menyorotkan senter hanya melihat sepintas bentuk metal yang memantulkan cahaya senter mereka.

“Awalnya saya tidak menyangka, namun ketika diperhatikan lagi, pembatas jalan di tepi jurang sudah hilang entah ke mana dan dari dasar jurang terdengar puluhan orang merintih minta tolong,” katanya ketika ditemui Kompas.com di lokasi kecelakaan Bus Rosalia Indah yang terjun ke jurang, Sabtu siang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X