Pengundian Nomor Urut Pilkada Sulsel Berlangsung Riuh - Kompas.com

Pengundian Nomor Urut Pilkada Sulsel Berlangsung Riuh

Kompas.com - 13/02/2018, 17:37 WIB
Pengundian nomor urut paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel berlangsung di Hotel Seraton Makassar, Selasa (13/2/2018).KOMPAS.com/Hendra Cipto Pengundian nomor urut paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel berlangsung di Hotel Seraton Makassar, Selasa (13/2/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Proses pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada Sulawesi Selatan 2018 di Hotel Sheraton Makassar berlangsung riuh, Selasa (13/2/2018).

Keempat pasang calon membawa ratusan pendukungnya, namun hanya 100 orang pendukung yang dapat diperbolehkan masuk ke dalam ruangan pengundian.

Sementara itu, ratusan pendukung lainnya menunggu di luar sambil bersorak-sorai mempromosikan kandidatnya.

Masing-masing kelompok pendukung pasangan calon membawa alat pengeras suara (toa) dan membawa poster jagoan mereka. Di dalam ruangan, kelompok pendukung juga terus bersorak hingga suara memenuhi ruangan.

(Baca juga: Tak Lolos Pilkada Sumut, JR Saragih Pun Menangis...)

Aparat kepolisian bekerja ekstra menjaga 4 kelompok massa di depan Hotel Sheraton. Pasalnya, tak jarang, setiap kelompok pendukung saling menyindir.

Pengundian nomor urut dilakukan secara bersamaan. Empat paslon mengambil lembaran yang di dalamnya bertuliskan nomor. Secara bersamaan pula, paslon membuka lembaran kertas tersebut.

Hasilnya, pasangan calon Nurdin Halid-Azis Qahhar Mudzakkar (NH-Azis) mendapat nomor urut 1, paslon Agus Arifin Nu'mang (incumbent Wakil Gubernur Sulsel)-Tanri Balilamo nomor 2, paslon Nurdin Abdullah (bupati Bantaeng)-Andi Sudirman Sulaiman nomor 3, dan paslon Ichsan Yasin Limpo (adik Gubernur Sulsel)-Andi Musakkar nomor 4.

Setelah mendapatkan nomor urut, empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel akan melalui tahapan selanjutnya dalam Pilkada Sulsel 2018.

(Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Tolak Jadi Jurkam Adiknya di Pilkada Sulsel)

Paslon Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar diusung oleh Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, PKPI dengan jumlah kursi 35.

Selanjutnya, paslon Agus Arifin Nu'mang dan Tanri Balilamo diusung oleh Partai Gerindra, PPP, PBB dengan jumlah kursi 19.

Paslon Nurdin Abdullah dan Sudirman Sulaiman kemudian diusung oleh PAN, PDI-P dan PKS dengan jumlah kursi 20, sedangkan paslon Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar maju melalui jalur perseorangan dengan total 501.046 dukungan.

 

Kompas TV KPU Luwu menyatakan pasangan Buhari Kahar Muzakkar - Wahyu Napeng tidak lolos verifikasi calon bupati.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X