Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tembak Preman Perampas Rp 2 Juta dari Sopir di Jalinsum

Kompas.com - 16/01/2023, 13:51 WIB
Tri Purna Jaya,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com- Seorang preman di Lampung Tengah ditangkap polisi lantaran memalak sopir truk yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Polisi terpaksa menembak pelaku saat disergap.

Video pemalakan yang dialami sopir dan kernet truk itu kemudian viral di media sosial.

Dalam video tersebut, menayangkan sopir truk bernarasi tentang pemalakan yang dialaminya.

Baca juga: Gemar Mabuk-mabukan dan Palak Pengendara, 22 Remaja Anggota Geng Motor Sungkem ke Orangtua

Sopir truk yang belakangan diketahui berinisial AN itu kemudian melapor ke Polsek Terbanggi Besar.

Kepala Satreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas membenarkan pihaknya telah menangkap satu dari tiga orang yang dilaporkan oleh sopir truk itu.

"Satu pelaku berinisial RL, usia 35 tahun, warga Kampung Terbanggi Besar terpaksa kami beri tindak tegas terukur (ditembak)," kata Edi saat dihubungi, Senin (16/1/2023).

Dari pemeriksaan sementara, peristiwa itu berawal saat korban dan rekannya berinisial KS melintas di Simpang 3 Terbanggi Besar dari arah Lampung Utara dengan tujuan mengantar barang ke Jakarta pada Rabu (11/1/2023) dini hari.

Baca juga: Sopir Dipalak dengan Sajam di Jalinsum, Videonya Viral di Medsos

Di lokasi, truk itu diadang oleh tiga orang tak dikenal. Ketiga orang ini lantas meminta agar korban menyerahkan sejumlah uang "jalan".

 

Mulanya korban menolak, tetapi ketiga pelaku mengeluarkan senjata tajam dan mengancamnya.

"Uang korban sebesar Rp 2 juta dirampas oleh para pelaku," kata Edi.

Menurut Edi, para pelaku sudah terkenal meresahkan para sopir yang melintas. Kelompok ini terkenal sadis dan tidak segan melukai korban.

Baca juga: Cegah Begal, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Hidupkan Lagi Ronda Malam

Edi menambahkan, polisi masih mengejar dua pelaku lainnya.

“Kepada yang belum tertangkap segera menyerahkan diri, apa bila tidak ingin ditindak tegas oleh petugas," kata Edi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Regional
Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com