Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korupsi Bansos, Pendamping PKH di Tangerang Banten Divonis 2 Tahun Penjara

Kompas.com - 29/09/2022, 15:24 WIB

SERANG, KOMPAS.com - PengadilanTindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, menghukum dua pendamping  Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial di Kabupaten Tangerang, Banten dengan pidana penjara berbeda.

Kedua pendamping PKH tersebut yakni Yenny Noviyanti divonis 2 tahun penjara dan Asep Dede Priantna divonis 2,5 tahun penjara.

Kedua terdakwa merupakan pendamping PKH di Kecamatan Tigaraksa untuk Desa Bantar Panjang, Desa Pasir Nangka, Desa Margasari, dan Cileles.

Baca juga: KPK Sebut Korupsi Dana Desa Masuk 3 Kasus Terbanyak dalam Korupsi Pengelolaan Keuangan

Dalam amar putusan yang dibacakan secara terpisah oleh Ketua Majelis Hakim Slamet Widodo, kedua terdakwa dinilai terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi penyaluran bantuan Bansos untuk masyarakat miskin pada 2018 dan 2019.

Keduanya dinyatakan bersalah melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf a dan b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yenni Noviyanti berupa pidana penjara selama dua tahun," kata Slamet Widodo di dihadapan terdakwa yang hadir di Pengadilan Tipkor Serang, Kamis (29/9/2022).

Selain pidana penjara, Yenni dihukum membayar denda Rp 100 juta atau tiga bulan kurungan.

"Memerintahkan terdakwa Yenny  Noviyanti membayar uang pengganti sebesar Rp 270.469.631, dimana apalabila uang pengganti tidak dibayarkan paling lama satu bulan setelah inkrah maka dipidana penjara selama satu tahun enam bulan," ujar Slamet.

Baca juga: Putusan Banding Kasus Korupsi Tanah Kas Desa di Madiun Lebih Rendah, Kejari Ajukan Kasasi

Sementara terdakwa Asep Dede Priatna divonis dua tahun enam bulan penjara dengan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Selain itu, Dede diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 365.122.440 dengan ketentuan jika terdakwa tidak memiliki harta benda atau tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana penjara dua tahun.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Praperadilan Sueb, Lansia Penyandang Disabilitas yang Jadi Tersangka Pemalsuan Surat Kembali Ditunda

Sidang Praperadilan Sueb, Lansia Penyandang Disabilitas yang Jadi Tersangka Pemalsuan Surat Kembali Ditunda

Regional
'Pak Jokowi, Kami Sudah Lelah Belajar Pakai Lampu Minyak Tanah, Tolong Kasih Kami Listrik'

"Pak Jokowi, Kami Sudah Lelah Belajar Pakai Lampu Minyak Tanah, Tolong Kasih Kami Listrik"

Regional
200 Mahasiswa Asal Papua Kesulitan Biaya Hidup, Terungkap dari Dana Kerja Sama Rp 28 Miliar, Baru Dikirim Rp 5 Miliar

200 Mahasiswa Asal Papua Kesulitan Biaya Hidup, Terungkap dari Dana Kerja Sama Rp 28 Miliar, Baru Dikirim Rp 5 Miliar

Regional
Resepsi Puncak Hari Pers Nasional di Purworejo, Wartawan Komitmen Lawan Hoaks di Tahun Politik

Resepsi Puncak Hari Pers Nasional di Purworejo, Wartawan Komitmen Lawan Hoaks di Tahun Politik

Regional
65 Tenaga Honorer Positif Narkoba di Lhokseumawe Aceh

65 Tenaga Honorer Positif Narkoba di Lhokseumawe Aceh

Regional
Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Mendampingi Gibran, Inilah Profil Bupati Kendal

Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Mendampingi Gibran, Inilah Profil Bupati Kendal

Regional
BMKG: 1.079 Gempa Terjadi di Jayapura Sejak 2 Januari 2023

BMKG: 1.079 Gempa Terjadi di Jayapura Sejak 2 Januari 2023

Regional
Angin Kencang Terjang 25 Lokasi di Bogor Raya, 2 Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang

Angin Kencang Terjang 25 Lokasi di Bogor Raya, 2 Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
8 Daftar Makanan Khas Kudus, Selain Soto Kudus

8 Daftar Makanan Khas Kudus, Selain Soto Kudus

Regional
BPBD Bangun Dapur Umum dan Tenda Pengungsi untuk Warga Korban Banjir di Seram Bagian Barat

BPBD Bangun Dapur Umum dan Tenda Pengungsi untuk Warga Korban Banjir di Seram Bagian Barat

Regional
Sebelum Bakar Rumah Orangtuanya, Remaja 17 Tahun di Jambi Bawa Lari Anak Perempuan

Sebelum Bakar Rumah Orangtuanya, Remaja 17 Tahun di Jambi Bawa Lari Anak Perempuan

Regional
Warga Jayapura Diimbau Menghindari Bangunan yang Rusak akibat Gempa

Warga Jayapura Diimbau Menghindari Bangunan yang Rusak akibat Gempa

Regional
Tempati Sempadan Sungai, 64 Lapak Pedagang Wisata Klawing Sonten Purbalingga Akan Direlokasi

Tempati Sempadan Sungai, 64 Lapak Pedagang Wisata Klawing Sonten Purbalingga Akan Direlokasi

Regional
Kondisi Terkini Gempa M 5,4 di Jayapura, Empat Warga Tewas hingga Mal Rusak

Kondisi Terkini Gempa M 5,4 di Jayapura, Empat Warga Tewas hingga Mal Rusak

Regional
Air Mata Budiyono Pecah saat Wakili Almarhum Anaknya Wisuda di UIN Walisongo Semarang

Air Mata Budiyono Pecah saat Wakili Almarhum Anaknya Wisuda di UIN Walisongo Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.