Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Pemuda di Mataram Curi 7 Keranjang Jeruk untuk Beli Sabu dan Miras

Kompas.com - 08/07/2022, 20:32 WIB
Idham Khalid,
Andi Hartik

Tim Redaksi

MATARAM, KOMPAS.com - Dua pemuda ditangkap karena mencuri tujuh keranjang buah jeruk di Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua pemuda itu nekat mencuri untuk membeli sabu dan minuman keras (miras).

"Motifnya mereka ini tidak punya uang, akhirnya mencuri untuk membeli sabu, minum-minuman keras," ungkap Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah, Jumat (8/7/2022).

Nasrullah menyebut, kedua pelaku ini merupakan residivis pencurian di pasar. Keduanya sudah mengetahui kondisi dan seluk-beluk dagangan di pasar.

Baca juga: Curi 7 Keranjang Jeruk, 2 Pemuda di Mataram Ditangkap

"Mereka bekerja sebagai buruh di pasar tersebut, jadi mereka memang pengalaman dengan kondisi pasar itu, dan sebelumnya juga sudah ditangkap," kata Nasrullah.

Nasrullah mengatakan, dua pemuda pelaku pencurian itu adalah TH (18) dan MJ (22), warga Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Baca juga: Cerita Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual di Mataram, Pelaku Mengaku Sebagai Dosen

Penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan korban IAWJA (42), pemilik toko di Kompleks Pertokoan Lonceng Mas, Lingkungan Karang Rundun, Kelurahan Bertais, Kota Mataram. Saat itu, korban mendapati gembok pintu tokonya rusak pada pada 28 Juni 2022.

"Awalnya korban datang untuk membuka toko dan setelah sampai di toko korban melihat gembok toko dalam keadaan rusak dan pintu sudah dalam keadaan terbuka. Selanjutnya korban langsung mengecek barang-barang miliknya berupa tujuh keranjang buah jeruk sudah tidak ada, hilang," kata Nasrullah.

Atas peristiwa tersebut, korban yang merupakan seorang penjual buah mengalami kerugian hingga Rp 4 juta.

Nasrullah menyebut, ada tiga pelaku pencurian dalam insiden itu. Selain dua pemuda yang sudah ditangkap, ada pelaku lainnya berinisial R. R yang menjadi otak pencurian masih dalam pengejaran polisi.

Sementara itu, dua pelaku yang sudah ditangkap disangka dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman 7  tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tembus 24.000 Pengunjung Sehari, Destinasi Wisata Magetan Sumbang PAD Rp 2 M

Tembus 24.000 Pengunjung Sehari, Destinasi Wisata Magetan Sumbang PAD Rp 2 M

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Pj Nana Wanti-Wanti Warga Jateng Soal Intensitas Hujan Tinggi Saat Arus Balik

Pj Nana Wanti-Wanti Warga Jateng Soal Intensitas Hujan Tinggi Saat Arus Balik

Regional
Menhub: Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terorganisasi dengan Baik

Menhub: Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terorganisasi dengan Baik

Regional
Kunjungi Korban Longsor Tana Toraja, Pj Gubernur Sulsel: Tetap Waspada

Kunjungi Korban Longsor Tana Toraja, Pj Gubernur Sulsel: Tetap Waspada

Regional
Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Regional
Pagi Ini, Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Pagi Ini, Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Regional
Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Regional
2 Perahu Kayu Bertabrakan di Dekat Dermaga Sebatik, 5 Sepeda Motor yang Diangkut Pecah dan Karam

2 Perahu Kayu Bertabrakan di Dekat Dermaga Sebatik, 5 Sepeda Motor yang Diangkut Pecah dan Karam

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Polisi Tolong Pemudik Sakit di Gubuk | Wisatawan Perancis Jadi Korban Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Cerita Polisi Tolong Pemudik Sakit di Gubuk | Wisatawan Perancis Jadi Korban Perampokan

Regional
Situasi di Sorong Kondusif Pascabentrok Anggota TNI AL dan Brimob

Situasi di Sorong Kondusif Pascabentrok Anggota TNI AL dan Brimob

Regional
Mencicipi Suskorna, Olahan Domba Khas Kabupaten Maluku Barat Daya

Mencicipi Suskorna, Olahan Domba Khas Kabupaten Maluku Barat Daya

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com