Kompas.com - 24/12/2021, 06:08 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Keuskupan Agung Semarang akan menerapkan aturan PPKM Level 3 pada pelaksanaan ibadah Natal 2021 untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Vikaris Jendral atau Wakil Uskup Agung Semarang, Romo Edy Purwanto mengatakan penerapan PPKM Level 3 diberlakukan pada pelaksanaan ibadah Natal.

Baca juga: Gereja di Jakarta Barat Dibuka dengan Kapasitas 30 Persen Saat Ibadah Natal

"Walaupun ada perubahan pemerintah, kami mengacu pada Instruksi Mendagri yang menegaskan PPKM level 3 diterapkan di seluruh Indonesia," kata Romo Edy usai pertemuan dengan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Kamis (23/12/2021).

Aturan pelaksanaan ibadah Natal di Keuskupan Agung Semarang yakni jemaat gereja dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas.

Sementara, di Kota Semarang sudah menerapkan PPKM level 1 dan memperbolehkan kapasitas 75 persen. "Level 3 hanya di Keuskupan Agung Semarang menjamin semua aman semua sehat," ujar dia.

Romo Edy menuturkan pelaksanaan ibadah Natal dilakukan di 107 gereja induk yang tersebar di Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan dipimpin oleh para romo di lima Kevikepan.

"Perayaan agung Natal di Kevikepan Semarang, Kevikepan Kedu, Kevikepan Surakarta, Kevikepan Yogyakarta Timur, dan Kevikepan Yogyakarta Barat akan dikomandoi para Romo Vikaris Episkopalis," tuturnya.

Sementara itu, Polrestabes Semarang menjamin keamanan pelaksanaan ibadah Natal 2021 seluruh geraja di Kota Semarang.

Komunikasi antar sektor dan tokoh agama sudah dilakukan terkait pengamanan selama Natal dan Tahun Baru.

"Memang menjelang perayaan Natal dan tahun baru komunikasi itu perlu ditingkatkan terkait aktivitas yang pastinya meningkat. Kami juga sudah menggelar apel gelar pasukan untuk memastikan kesiapan personil baik sarana dan prasarana mengamankan Natal dan Tahun Baru," ucap Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar.

Baca juga: Sultan Minta Kapasitas Gereja di DIY Diperhatikan Saat Ibadah Natal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit, 2 Orang Terkena Peluru Hampa

Kronologi Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit, 2 Orang Terkena Peluru Hampa

Regional
Asal-usul Danau Maninjau, Kisah Tempat Penghakiman Siti Rasani dan Giran oleh Bujang Sembilan

Asal-usul Danau Maninjau, Kisah Tempat Penghakiman Siti Rasani dan Giran oleh Bujang Sembilan

Regional
Sumber Gempong, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Sumber Gempong, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Terseret Arus Saat Berenang di Sungai, Bocah 11 Tahun di Tabalong Kalsel Tenggelam

Terseret Arus Saat Berenang di Sungai, Bocah 11 Tahun di Tabalong Kalsel Tenggelam

Regional
Curug Malela, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Curug Malela, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
[POPULER NUSANTARA] Menanti Kabar Baik dari Swiss | Wisatawan Dipaka Sewa Jip Saat ke Bunker Kaliadem

[POPULER NUSANTARA] Menanti Kabar Baik dari Swiss | Wisatawan Dipaka Sewa Jip Saat ke Bunker Kaliadem

Regional
Viral karena Wisatawan Dipaksa Sewa Jip, Ini Sejarah Kelam Bungker Kaliadem Sleman

Viral karena Wisatawan Dipaksa Sewa Jip, Ini Sejarah Kelam Bungker Kaliadem Sleman

Regional
Anggota Brimob Tembak Warga di Kebun Kelapa Sawit Kalbar, Polda Sebut Tangkap DPO yang Hendak Rebut Senjata

Anggota Brimob Tembak Warga di Kebun Kelapa Sawit Kalbar, Polda Sebut Tangkap DPO yang Hendak Rebut Senjata

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Cerah Berawan

Regional
Bukit Paralayang Watugupit, Daya Tarik, Biaya, dan Rute

Bukit Paralayang Watugupit, Daya Tarik, Biaya, dan Rute

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Mei 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Mei 2022

Regional
Diundang Ahmad Sahroni Hadiri Formula E, Gibran: Aku Sudah di-WA, Santai Saja

Diundang Ahmad Sahroni Hadiri Formula E, Gibran: Aku Sudah di-WA, Santai Saja

Regional
Tabrakan Mobil Vs Kereta Api di Lamongan, 3 Orang Terluka

Tabrakan Mobil Vs Kereta Api di Lamongan, 3 Orang Terluka

Regional
Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, Ini Penjelasan Polisi

Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, Ini Penjelasan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.