Unggah Ujaran Kebencian Bernada SARA, Advokat di Semarang Divonis 9 Bulan Penjara

Kompas.com - 23/11/2021, 13:50 WIB
ilustrasi sidang gugatan. Reuters/Chip Eastilustrasi sidang gugatan.

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang advokat di Kota Semarang dihukum pidana penjara selama 9 bulan karena mengunggah ujaran kebencian bernada SARA di media sosial Facebook.

Dalam kasus itu, ada empat postingan dipersoalkan, meskipun saat ini sudah dihapus.

Status Facebook yang saling berkaitan tersebut diunggah dalam kurun waktu 12-15 September 2020 lalu.

Kalimat dalam postingan itu dianggap menyinggung kelompok atau ras tertentu sehingga menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.

Baca juga: Pabrik Dua Kelinci Kebakaran, Api Diduga dari Gudang Kacang Kering

Majelis hakim membacakan vonis putusan tersebut dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang pada Senin (22/11/2021).

Terdakwa R Winindya Satriya terbukti bersalah sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 9 bulan, dikurangi lamanya masa tahanan yang dijalani terdakwa," dalam putusan Hakim Pesta Partogi Hasiholan Sitorus.

Terdakwa Satriya dinyatakan melanggar Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang Undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selain pidana penjara, ia juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp 10 juta.

"Jika hukuman denda tidak dibayarkan sesuai ketentuan, maka akan diganti hukuman 2 bulan penjara," kata hakim.

Baca juga: Diskriminasi Pendidikan Agama Penghayat Kepercayaan di Magelang

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Kebakaran AEON Mall Sentul City, Korsleting di Ruang Panel

Penyebab Kebakaran AEON Mall Sentul City, Korsleting di Ruang Panel

Regional
Kecelakaan Rapak Balikpapan, Sopir Truk Tronton Jadi Tersangka

Kecelakaan Rapak Balikpapan, Sopir Truk Tronton Jadi Tersangka

Regional
1 Guru Positif Covid-19, PTM SMAN di Klaten Ini Dihentikan Sementara

1 Guru Positif Covid-19, PTM SMAN di Klaten Ini Dihentikan Sementara

Regional
Antisipasi Kecelakaan di Rapak Terulang, Wali Kota Balikpapan Minta Bantuan Gubernur Kaltim Bangun Flyover

Antisipasi Kecelakaan di Rapak Terulang, Wali Kota Balikpapan Minta Bantuan Gubernur Kaltim Bangun Flyover

Regional
AEON Mall Sentul City Terbakar, Pengunjung dan Karyawan Berhamburan Keluar Gedung

AEON Mall Sentul City Terbakar, Pengunjung dan Karyawan Berhamburan Keluar Gedung

Regional
Gubernur Bengkulu Tolak Penghapusan Tenaga Honorer, Pusat Harus Melihat Kebutuhan Daerah

Gubernur Bengkulu Tolak Penghapusan Tenaga Honorer, Pusat Harus Melihat Kebutuhan Daerah

Regional
Pakar Psikologi Politik Solo Sebut Puan dan Ganjar Bisa Pecah Kongsi saat Pilpres 2024

Pakar Psikologi Politik Solo Sebut Puan dan Ganjar Bisa Pecah Kongsi saat Pilpres 2024

Regional
Nekat, Pemuda Ini Transaksi Sabu Senilai Rp 60 Juta di Depan Mapolres Salatiga

Nekat, Pemuda Ini Transaksi Sabu Senilai Rp 60 Juta di Depan Mapolres Salatiga

Regional
Kecelakaan Maut di Balikpapan Tewaskan 4 Orang, Berikut Nama-nama Korban Meninggal

Kecelakaan Maut di Balikpapan Tewaskan 4 Orang, Berikut Nama-nama Korban Meninggal

Regional
9 Warga Jateng Terkonfirmasi Varian Omicron, Ada di Kota Semarang, Cilacap, Pekalongan dan Sukoharjo

9 Warga Jateng Terkonfirmasi Varian Omicron, Ada di Kota Semarang, Cilacap, Pekalongan dan Sukoharjo

Regional
Gibran Rasakan KIPI Usai Vaksin Booster: Semalaman Pegal, Tetap Rapat

Gibran Rasakan KIPI Usai Vaksin Booster: Semalaman Pegal, Tetap Rapat

Regional
'Ada 1 Motor yang Tersangkut Dibawa Truk, Enggak Tahu Korbannya Hidup atau...'

"Ada 1 Motor yang Tersangkut Dibawa Truk, Enggak Tahu Korbannya Hidup atau..."

Regional
Buntut Kecelakan Maut di Balikpapan, Wali Kota Ubah Jam Operasi Truk Tronton

Buntut Kecelakan Maut di Balikpapan, Wali Kota Ubah Jam Operasi Truk Tronton

Regional
Seorang PMI di Malaysia Masuk Kalbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Seorang PMI di Malaysia Masuk Kalbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Regional
Dikira Meninggal, Pasutri Korban Kecelakaan Rapak Balikpapan Tenyata Dirawat karena Luka Berat

Dikira Meninggal, Pasutri Korban Kecelakaan Rapak Balikpapan Tenyata Dirawat karena Luka Berat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.