Kompas.com - 01/11/2021, 14:53 WIB
Hujan lebat disertai angin kencang pada Sabtu (30/10/2021) menyebabkan rumah warga Kampung Blatat Desa Tanaduen di Kecamatan Kangae, Sikka, NTT mengalami kerusakan ANT/HO CUCUN SURYANAHujan lebat disertai angin kencang pada Sabtu (30/10/2021) menyebabkan rumah warga Kampung Blatat Desa Tanaduen di Kecamatan Kangae, Sikka, NTT mengalami kerusakan

KOMPAS.com - Sebanyak 35 rumah warga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak akibat angin kencang dan hujan lebat sejak Sabtu (30/10/2021).

"Ada 31 unit rumah warga rusak di wilayah Kecamatan Kangae dan empat rumah di Kecamatan Alok Timur," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Muhamad Daeng Bakir seperti dikutip dari Antara, Senin (1/11/2021).

Baca juga: Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Sebanyak 31 rumah warga di Kampung Blatat, Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, rusak akibat angin kencang tersebut. Dari 31 rumah, lima di antaranya rusak berat, 26 lainnya rusak ringan hingga sedang.

Sementara itu, hujan lebat dan angin kencang juga melanda Kecamatan Alok Timur pada Minggu sore.

Sebanyak empat rumah rusak berat, yakni dua durmah di Kelurahan Beru dan dua rumah di Kelurahan Nangameting.

Bakir menjelaskan, angin kencang melanda dua wilayah kecamatan tersebut ketika sore hari. Angin mengangkat atap rumah warga sehingga beberapa rumah rusak berat.

Selain itu, sebuah tempat ibadah di desa Watuliwung, Kecamatan Kangae juga rusak. Beberapa pohon tumbang dan merusak rumah warga serta menghalangi jalan raya.

Baca juga: Cerita Warga di Sikka Dianiaya Oknum Polisi hingga Pingsan, Dituduh Mencuri, Korban Tolak Uang Rp 2,5 Juta dari Pelaku

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. BPBD terus membangun komunikasi dengan para camat, lurah atau kepala desa untuk memantau kondisi di lapangan.

"Camat, lurah dan kepala desa harus segera memantau warga yang terdampak dan melapor ke kami," ujar Bakir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Denda ETLE di Palembang Mulai Berlaku pada Awal Februari

Denda ETLE di Palembang Mulai Berlaku pada Awal Februari

Regional
Fakta Guru Honorer Bakar Gedung Sekolah, Berawal Honor Rp 6 Juta Tak Dibayar Selama 24 Tahun, Ditangkap lalu Dibebaskan

Fakta Guru Honorer Bakar Gedung Sekolah, Berawal Honor Rp 6 Juta Tak Dibayar Selama 24 Tahun, Ditangkap lalu Dibebaskan

Regional
Bocah 3 Tahun Tewas Ditabrak Truk Air di Karimun Kepri

Bocah 3 Tahun Tewas Ditabrak Truk Air di Karimun Kepri

Regional
Jika Bripka BT Pemerkosa Mahasiswi Tak Dipecat, Kapolresta Banjarmasin Siap Lepas Jabatan

Jika Bripka BT Pemerkosa Mahasiswi Tak Dipecat, Kapolresta Banjarmasin Siap Lepas Jabatan

Regional
Aniaya Siswa SMK Penerbangan Batam, Seorang Oknum Polisi Jadi Tersangka

Aniaya Siswa SMK Penerbangan Batam, Seorang Oknum Polisi Jadi Tersangka

Regional
Polisi Tangkap 9 Pelaku Pembakaran Double O Sorong, Ini Perannya

Polisi Tangkap 9 Pelaku Pembakaran Double O Sorong, Ini Perannya

Regional
Covid-19 Varian Omicron Mulai Masuk Salatiga, 2 Orang Positif

Covid-19 Varian Omicron Mulai Masuk Salatiga, 2 Orang Positif

Regional
Daftar Bahasa Daerah 34 Provinsi di Indonesia

Daftar Bahasa Daerah 34 Provinsi di Indonesia

Regional
Jumlah Kapal Terbakar di Pelabuhan Tegal Bertambah Jadi 17 Unit

Jumlah Kapal Terbakar di Pelabuhan Tegal Bertambah Jadi 17 Unit

Regional
1 Rumah di Mamasa Habis Terbakar Hanya dalam Waktu 2 Jam

1 Rumah di Mamasa Habis Terbakar Hanya dalam Waktu 2 Jam

Regional
Cerita Munir, Guru Honorer yang Bakar Gedung Sekolah, Kesal Honornya Rp 6 Juta Tak Dibayar Selama 24 Tahun

Cerita Munir, Guru Honorer yang Bakar Gedung Sekolah, Kesal Honornya Rp 6 Juta Tak Dibayar Selama 24 Tahun

Regional
Hendak Demo di Jawa Barat, Massa GMBI Dibawa ke Polda Jateng

Hendak Demo di Jawa Barat, Massa GMBI Dibawa ke Polda Jateng

Regional
Kuasa Hukum Pria yang Diduga Perkosa Istri Napi di Boyolali: Mau Sama Mau

Kuasa Hukum Pria yang Diduga Perkosa Istri Napi di Boyolali: Mau Sama Mau

Regional
Bongkahan Es Ditemukan di Puncak Gunung Slamet, Ini Kata Pengelola Jalur Bambangan

Bongkahan Es Ditemukan di Puncak Gunung Slamet, Ini Kata Pengelola Jalur Bambangan

Regional
Waduk Peninggalan Belanda di Boyolali Direnovasi, Dilengkapi Jogging Track dan Plaza UKM

Waduk Peninggalan Belanda di Boyolali Direnovasi, Dilengkapi Jogging Track dan Plaza UKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.