Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Kompas.com - 25/10/2021, 23:58 WIB
Usai penandatanganan ikrar perdamaian, untuk bersama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Lamongan tetap kondusif, Senin (25/10/2021). Dok. Pemkab LamonganUsai penandatanganan ikrar perdamaian, untuk bersama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Lamongan tetap kondusif, Senin (25/10/2021).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Lamongan mengumpulkan perwakilan perguruan silat di wilayah itu untuk duduk bersama dan bersilaturahmi.

Pertemuan itu dipimpin Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Gedung Pemkab Lamongan, Senin (25/10/2021).

Kegiatan itu dilakukan setelah bentrokan antara warga dan simpatisan perguruan silat di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Rabu (20/10/2021).

Yuhronur juga menyaksikan perwakilan perguruan silat menandantangi ikrar bersama sebagai ikhtiar perdamaian setelah bentrokan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Yuhronur juga mengajak seluruh perguruan silat menjaga keamanan di Lamongan. Perguruan silat dan simpatisannya diminta saling menghormati perbedaan masing-masing.

Baca juga: Video Viral Pengeroyokan di Sekitar Alun-alun Lamongan, Seorang Pemuda Ditangkap

"Silaturahmi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk mencari sebuah upaya, yakni bersama-sama jogo Lamongan kondusif. Lamongan yang selama ini sudah baik, mari kita tingkatkan lagi," ujar Yuhronur saat memberikan sambutan pada pertemuan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komitmen menjaga keamanan Lamongan itu ditandai dengan ikrar yang ditandatangani Yuhronur, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono, ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lamongan Debby Kurniawan, seluruh ketua perguruan silat se-Kabupaten Lamongan, serta unsur organisasi masyarakat (ormas).

"Kami akan terus fokus mencegah adanya konflik. Mencegah melalui berbagai rencana aksi, seperti fokus mencegah adanya konvoi," kata Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono.

"Adanya konvoi ini biasanya saat pengesahan warga baru, disadari atau tidak konvoi ini adalah pemicu terjadinya bentrok yang tidak diinginkan," tambah Sidik.

Sidik juga mengajak seluruh pengurus perguruan silat terus melakukan sosialisasi secara humanis kepada para anggotanya, supaya turut menjaga kondisi Lamongan.

"Jangan sampai hanya ulah satu-dua oknum, ribuan pendekar berprestasi tercemar namanya. Pengurus memiliki tangung jawab yang besar. Mari kita perbaiki diri, viralkan prestasi-prestasi, kebaikan-kebaikan yang kita miliki," pesan Sidik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Regional
Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Regional
Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Regional
Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Regional
Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.