Kompas.com - 25/10/2021, 21:46 WIB
Ipah menunjukkan foto suaminya Zakaria, seorang calon kepala desa yang meninggal dunia sebelum pemilihan, Senin (24/10/2021) IstimewaIpah menunjukkan foto suaminya Zakaria, seorang calon kepala desa yang meninggal dunia sebelum pemilihan, Senin (24/10/2021)

LEBAK, KOMPAS.com - Seorang Calon Kepala Desa (Kades) di Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menang telak saat pemilihan kades pada Minggu (25/10/2021).

Namun sang calon itu sudah meninggal dunia beberapa hari sebelum pemilihan.

Calon Kades atas nama Jakaria tersebut menang dengan raihan suara 2.549 mengalahkan lawannya Rasanta yang mendapatkan 926 suara.

Baca juga: Drama Perampokan Sadis di Rumah Pengusaha Elpiji di Padang, Sekeluarga Disekap, 1 Tewas Ditusuk, Polisi: Pelaku Lebih dari 3 Orang

Kemenangan ini disambut suka cita sekaligus duka cita bagi pemilih dan keluarga almarhum.

Istri Zakaria, Ipah, mengatakan sang suami meninggal pada 12 Oktober lalu atau 12 hari sebelum pencoblosan. Suaminya meninggal karena sakit.

Baca juga: Kronologi Satpam Perempuan dan Pensiunan TNI Tewas di Kamar Kos, Korban yang Hamil Ditembak, lalu Pelakunya Bunuh Diri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atas kemenangan suaminya dalam pemilihan tersebut, dia mengaku kaget namun juga senang karena perjuangan suaminya membuahkan hasil.

"Kita sedih ditinggal suami, tapi Alhamdulillah perjuangan dia berhasil, perjuangan masyarakat, cuma sisi lain kehilangan, mungkin sudah takdir," kata Ipah ditemui di kediamannya kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Kemendagri Akhirnya Izinkan Sumedang Gelar Pilkades Serentak

Almarhum Jakaria semasa hidup dikenal dekat dengan warga

Ipah mengatakan, kemenangan suaminya yang merupakan calon incumbent tersebut menjadi bukti jika sang suami adalah orang yang baik dan jasa-jasanya selama menjabat sebagai kepala desa tidak dilupakan oleh masyarakat.

Selama hidup, kata dia, sang suami memang dikenal dekat dengan masyarakat.

"Bapak orangnya jarang di rumah, sering keliling silaturahmi ke rumah warga, selalu hadir ke pengajian, ke warga yang meninggal, selalu mengutamakan masyarakat," kata dia.

Hal serupa juga dikatakan oleh  Koordinator Pemenangan  Jakaria yang mengatakan jika almarhum adalah pemimpin yang baik dan merakyat. Sehingga banyak warga yang menginginkan Zakaria untuk kembali menjadi kepala desa.

"Kebaikan dari beliau dan tim yang solid menjadi kunci kemenangan almarhum Jakaria di Pilkades Serentak 2021," kata Eli Sahroni.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Regional
Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Regional
Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Regional
Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Regional
Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.