Video Viral Pemandu Lagu Kabur dari Razia, Tercebur ke Sawah hingga Berlumuran Lumpur

Kompas.com - 13/10/2021, 14:08 WIB
Satpol PP Sumedang merazia tempat karaoke di wilayah Jalan Lingkar Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat. Dok. Satpol PP SumedangSatpol PP Sumedang merazia tempat karaoke di wilayah Jalan Lingkar Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sejumlah pemandu lagu lari pontang-panting ke sawah saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumedang, Jawa Barat, menggerebek tempat hiburan karaoke di Jalan Lingkar Waduk Jatigede di wilayah Wado-Darmaraja, Rabu (13/10/2021) dini hari.

Hal tersebut diceritakan Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sumedang Deni Hanafiah.

"Saat kami kejar ada 6 pemandu lagu yang lari ke sawah. Mungkin karena panik dan gelap, hingga mereka terpeleset dan jatuh ke sawah," ujar Deni kepada Kompas.com di Sumedang, Rabu.

Baca juga: Video Viral Nakes RS HKBP Balige Dianiaya Warga, Kapolda Sumut: 2 Pelaku Datang Berdamai, tapi Ribut Lagi

Aksi para pemandu lagu yang kabur saat Satpol PP menggelar razia itu kemudian viral di media sosial.

"Iya benar, video itu, pemandu lagu yang jatuh ke sawah saat kami melakukan operasi pekat tadi malam," tutur Deni.

Deni menyebutkan, dalam operasi itu, selain menutup tempat hiburan karaoke, pihaknya juga menemukan sebuah warung yang menjual minuman keras (miras).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selain karaoke, ada dua warung yang menjual miras. Kami amankan ratusan botol miras berbagai jenis dan merek," sebut Deni.

Baca juga: Tangis Istri Terduga Preman yang Aniaya Pedagang, Minta Bantuan Kapolda: Video Tidak Utuh, Kami Hanya Korban...

Deni mengatakan, operasi pekat mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Pelarangan Peredaran Minuman Beralkohol.

Kemudian, Perda Sumedang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Penyelenggaran Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, dan sejumlah aturan lainnya terkait penanganan pandemi Covid-19.

"Untuk pemandu lagu, kami amankan dan kami berikan pengarahan. Untuk warung dan karaoke, pemiliknya kami panggil dan dikenakan tindak pidana ringan (Tipiring). Salah seorang pemilik warung di wilayah Wado ini tercatat sebagai guru PNS," kata Deni.

Baca juga: Video Viral Tarif Parkir Farmhouse Lembang Rp 150.000, Kadispar Jabar: Parkir Mahal Turunkan Minat Wisatawan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Regional
Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Regional
Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Regional
Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Regional
Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Regional
Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Regional
Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Regional
Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
Belum Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang, Ini Alasan Polisi

Belum Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang, Ini Alasan Polisi

Regional
Protes Jalan Diportal, Warga Kawasan Alun-alun Tegal Pasang Bendera Kuning

Protes Jalan Diportal, Warga Kawasan Alun-alun Tegal Pasang Bendera Kuning

Regional
Ahli Ungkap Tanda-tanda Sebelum Gunung Semeru Erupsi, Gempa 50 hingga 100 Kali Sehari

Ahli Ungkap Tanda-tanda Sebelum Gunung Semeru Erupsi, Gempa 50 hingga 100 Kali Sehari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.