Kompas.com - 12/10/2021, 14:39 WIB
Petugas menyemprotkan disinfektan di area kursi penonton di GOR Mimika Sport Centre, Kabupaten Mimika, Kamis (7/10/2021). Penyemprotan tersebut sebagai upaya untuk terus menjaga protokol kesehatan selama pelaksanaan PON Papua. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/tom. ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHEPetugas menyemprotkan disinfektan di area kursi penonton di GOR Mimika Sport Centre, Kabupaten Mimika, Kamis (7/10/2021). Penyemprotan tersebut sebagai upaya untuk terus menjaga protokol kesehatan selama pelaksanaan PON Papua. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/tom.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengklarifikasi kabar salah satu anggota kontingennya untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang kabur dari tempat isolasi Covid-19.

Orang yang disebut kabur ternyata adalah seorang pelatih, bukan atlet peserta pertandingan.

Ketua KONI DIY Djoko Pekik mengatakan, pelatih tersebut tidak berniat untuk lari dari tempat isolasi.

Baca juga: Raih Emas PON Papua, Atlet Paramotor Aceh: Sungguh Tidak Menyangka

Dia hanya tidak paham dengan protokol kesehatan untuk orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sepulang dari mengikuti PON di Papua.

"Pelatih itu tidak paham soal protokol kesehatan untuk penanganam Covid-19 setelah pulang dari bertanding di PON. Karena kita belum ada aturan yang mengatur," kata Djoko saat dihubungi, Selasa (12/10/2021).

Menurut Djoko, pelatih itu sudah diperiksa dan dinyatakan tidak terjangkit virus corona sebelum terbang dari Papua ke Yogyakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setiba di Yogyakarta, orang tersebut kembali diperiksa, kali ini dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: 8 Atlet dan Ofisial PON Papua Asal Jateng Jalani Isolasi karena Positif Covid-19

Sang pelatih kemudian langsung menjalani isolasi di salah satu hotel.

"Selang beberapa hari dilakukan tes PCR lagi dan hasilnya negatif, sekarang sudah pulang ke rumahnya," kata Djoko.

Karena pulang lebih awal dari masa isolasi yang diatur pemerintah, pelatih ini dianggap kabur.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rugi akibat Gagal Panen, Sekdes di Blitar Nekat Gelapkan Dana PBB untuk Keperluan Pribadi

Rugi akibat Gagal Panen, Sekdes di Blitar Nekat Gelapkan Dana PBB untuk Keperluan Pribadi

Regional
Eks Kacab Bank Sultra, Borun Kasus Korupsi, Ditangkap di Apartemen Kalibata Jakarta

Eks Kacab Bank Sultra, Borun Kasus Korupsi, Ditangkap di Apartemen Kalibata Jakarta

Regional
Atap Aula Kelurahan di Probolinggo Ambruk, Ruangan Sudah 3 Bulan Tak Digunakan

Atap Aula Kelurahan di Probolinggo Ambruk, Ruangan Sudah 3 Bulan Tak Digunakan

Regional
Detik-detik Tahanan Kabur dari Kantor Polisi, Izin ke Toilet dan Sempat Berkelahi dengan Petugas

Detik-detik Tahanan Kabur dari Kantor Polisi, Izin ke Toilet dan Sempat Berkelahi dengan Petugas

Regional
Serda Putra Rahadi Gugur, Praka Suheri Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB

Serda Putra Rahadi Gugur, Praka Suheri Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB

Regional
Buruh Tolak Besaran UMK 2022, Ini Respons Gubernur Banten

Buruh Tolak Besaran UMK 2022, Ini Respons Gubernur Banten

Regional
Kisah Pilu Bayi di Kulon Progo, Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Sedalam 80 Sentimeter

Kisah Pilu Bayi di Kulon Progo, Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Sedalam 80 Sentimeter

Regional
Warga Magelang Antusias Disuntik Vaksin Covid-19 Janssen yang Hanya Perlu 1 Dosis

Warga Magelang Antusias Disuntik Vaksin Covid-19 Janssen yang Hanya Perlu 1 Dosis

Regional
Sekdes di Blitar yang Gelapkan Dana PBB Ditahan, Warga Syukuran Sembelih Kambing

Sekdes di Blitar yang Gelapkan Dana PBB Ditahan, Warga Syukuran Sembelih Kambing

Regional
Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri oleh Dosen, Polisi Sebut Korban Dilecehkan dari Pesan WhatsApp

Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri oleh Dosen, Polisi Sebut Korban Dilecehkan dari Pesan WhatsApp

Regional
Aniaya Ibu Rumah Tangga, 3 'Debt Collector' Ditahan

Aniaya Ibu Rumah Tangga, 3 "Debt Collector" Ditahan

Regional
Tahanan Kabur di Mapolsek Driyorejo Gresik Sempat Pukul Petugas, Ini Kronologinya

Tahanan Kabur di Mapolsek Driyorejo Gresik Sempat Pukul Petugas, Ini Kronologinya

Regional
Rindu Salatiga Sejuk, Mahasiswa asal Papua Tanam Bibit Pohon

Rindu Salatiga Sejuk, Mahasiswa asal Papua Tanam Bibit Pohon

Regional
Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar oleh Anggota DPRD Blora

Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar oleh Anggota DPRD Blora

Regional
Malu Punya Anak Hasil Hubungan Gelap, Perempuan di Sukoharjo Nekat Buang Bayi ke Belakang Rumah

Malu Punya Anak Hasil Hubungan Gelap, Perempuan di Sukoharjo Nekat Buang Bayi ke Belakang Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.