Cerita Warga Kompak Buru Penculik Anak di Aceh Tengah, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 12/09/2021, 12:50 WIB
FOTO 1: Tangkapan layar sebuah video penangkapan terhadap terduga pelaku penculikan berinisial K (24), warga yang menculik seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri di Aceh Tengah, Selasa (7/9/2021). KOMPAS.Com/ Iwan Bahagia SPFOTO 1: Tangkapan layar sebuah video penangkapan terhadap terduga pelaku penculikan berinisial K (24), warga yang menculik seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri di Aceh Tengah, Selasa (7/9/2021).

TAKENGON, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial K (24) yang diduga menculik ND, siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri di Aceh Tengah, babak belur dikeroyok warga.

Sejumlah warga mencari K setelah mengetahui kabar dugaan penculikan yang dialami ND. Berita penculikan itu beredar luas di media sosial dan medsos.

ND dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah dijemput seorang pengemudi becak yang menantinya di sekolah.

Becak itu membawa ND dan temannya. Namun, ND hilang tanpa kabar setelah temannya diantar ke rumah.

Aksi pria berinisial K itu terekam CCTV. Polisi bersama warga lalu memburu pelaku yang ternyata seorang residivis kasus pencabulan anak dan begal tersebut.

Setelah satu hari pencarian, becak motor milik K ditemukan polisi dan warga di Bur Lintang, Kecamatan Pegasing, pada 6 September. 

Baca juga: Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 7 September, polisi dan warga mengetahui posisi ND. Pelaku bersama istrinya dan ND ditemukan oleh warga pada malam harinya di Kecamatan Pegasing Aceh Tengah.

Massa yang terdiri dari masyarakat serta pemuda berbagai desa di daerah itu tak kuasa menahan emosi lalu mengeroyok K.

Setelah itu, warga membawa K ke Mapolres Aceh Tengah. K pun langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Aceh Tengah.

Akan Diekspolitasi Secara Seksual

Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurochman Nurahim mengatakan, motif tersangka K melakukan penculikan untuk mencari uang dengan mengeksploitasi korban secara seksual.

K hendak menawarkan korban kepada pria hidung belang secara online. Namun, K tak dapat melanjutkan aksinya karena gawai miliknya tak memadai.

"Tersangka K mengaku kebingungan bagaimana cara ekploitasi korban. Masih kalang kabut, sehingga belum sempat melakukan aksinya. Pelanggan juga belum diperoleh," kata Nurochman di Mapolres Aceh Tengah, Sabtu (11/9/2021).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Alat Berat dan Anjing Pelacak, Pencarian Pengemudi Truk Terseret Banjir Lahar Merapi Belum Berhasil

Dibantu Alat Berat dan Anjing Pelacak, Pencarian Pengemudi Truk Terseret Banjir Lahar Merapi Belum Berhasil

Regional
Dua Mahasiswi Unsri Dipanggil Rektorat, Pelaku Pelecehan Seksual Tak Dihadirkan

Dua Mahasiswi Unsri Dipanggil Rektorat, Pelaku Pelecehan Seksual Tak Dihadirkan

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 30 Rumah di Sekitar Jalur Aliran Lahar Ambruk

Erupsi Gunung Semeru, 30 Rumah di Sekitar Jalur Aliran Lahar Ambruk

Regional
Erupsi Semeru, Dinkes Jatim Perkirakan Ada Warga Tertimbun Sulit Dievakuasi, 45 Korban Luka Bakar

Erupsi Semeru, Dinkes Jatim Perkirakan Ada Warga Tertimbun Sulit Dievakuasi, 45 Korban Luka Bakar

Regional
Ahli Sebut Potensi Gunung Semeru yang Paling Berbahaya adalah Awan Panas Guguran

Ahli Sebut Potensi Gunung Semeru yang Paling Berbahaya adalah Awan Panas Guguran

Regional
37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

Regional
Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Regional
35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

Regional
Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Regional
Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Regional
Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Regional
Bus Rombongan Pengiring Pengantin Tabrak Warung dan Terjun ke Sungai, Belasan Penumpang Luka-Luka

Bus Rombongan Pengiring Pengantin Tabrak Warung dan Terjun ke Sungai, Belasan Penumpang Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 4 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 4 Desember 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Desember 2021

Regional
Gunung Semeru Erupsi, 2 Penambang dan Pemilik Warung di Jembatan Gladak Perak Hilang

Gunung Semeru Erupsi, 2 Penambang dan Pemilik Warung di Jembatan Gladak Perak Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.